Minggu, 15/08/2010 19:54 WIB

Memfoto Hotel Ritz-Carlton, 3 Orang Diamankan Polisi

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Aktivitas 3 pria itu mengundang kecurigaan petugas keamanan. Sebab mereka memfoto-foto Hotel Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, yang pada 17 Juli tahun lalu menjadi objek pengeboman teroris.

"Pada hari ini sekitar pukul 15.00 WIB, tiga orang diamankan satpam karena dicurigai memfoto-foto di Ritz-Carlton," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar kepada detikcom, Minggu (15/8/2010).

Ketiga orang tersebut adalah:

1. Nukul bin Tamu Munasir, yang lahir di Tuban pada 12 Januari 1990. Dia adalah warga Dusun Doro RT 006 RW 02, Desa Tengger Kulon, Kecamatan Bancar, Tuban. Pekerjaannya adalah pengantar makanan Warung Restu lantai 4 Mal Ambasador.

2. Wasit, yang lahir di Tuban pada 14 Maret 1991. Dia juga warga Dusun Doro RT 003 RW 001, Desa Tengger Kulon, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban. Wasit merupakan penjaga counter handphone Razer yang berlokasi di lantai 3 Mal Ambasador.

3. Khaerudin, yang lahir di Bogor pada 2 Maret 1987. Khaerudin adalah warga Kampung Banar, Desa Nanggung, Kabupaten Bogor.

Kini ketiganya diamankan di Polres Jakarta Selatan dan sedang menjalani pemeriksaan. Hal senada disampaikan Wakasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKP Damanik.

"Masih dalam pemeriksaan, belum diketahui apakah mereka terkait teroris atau tidak. Untuk memastikan mereka teroris, harus diperiksa Densus," ujar Damanik.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(vit/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%