Kelompok Bersenjata Tembak Mati 16 Orang di Pakistan
Sabtu, 14/08/2010 22:43 WIB
Foto: AFP
Quetta
Kelompok pemberontak bersenjata kembali berulah di Pakistan. Setidaknya 16 orang tewas di tangan mereka dalam dua insiden berbeda di baratlaut Pakistan.
Insiden pertama bertempat di area Aab-e-Gum, 75 kilometer tenggara Quetta, ibukota provinsi Baluchistan, Jumat malam waktu setempat.
"Sekelompok terdiri dari 30-50 orang bersenjata menghentikan bus di area Aab-e-Gum, mengeluarkan penumpang dengan ujung laras senapan dan menembak mati sepuluh dari mereka," kata pejabat tinggi provinsi Departemen Dalam Negeri, Akbar Hussain Durrani, seperti dilansir AFP, Sabtu (14/8/2010).
Dia mengatakan, saat kejadian, bus sedang melaju menuju Quetta dari Lahoe, dan semua yang tewas dalam penyerangan adalah etnis Punjabi. Pejabat senior di Aab-e-Gum area, Ismail Kurd, membenarkan insiden dan jumlah korban yang tewas.
Dalam insiden berikutnya, dua orang bermotor membunuh 6 orang di Kota Quetta, Sabtu waktu setempat. Hal ini disampaikan pejabat senior kepolisian Hamid Shakeel.
Sejauh ini, tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. Kekerasan sedang melonjak di Baluchistan yang merupakan perbatasan Afghanistan dan Iran.
Sebelumnya, tiga orang pekerja sosial dari US Mercy Corps dan sopirnya diculik di distrik Qila Saifullah, 200 km dari Quoeta, pada Februari lalu. Belakangan sopir dibunuh, namun pekerja dilepaskan pada Juli dalam kondisi sehat. Pembebasan setelah 5 bulan itu adalah hasil negosiasi antara penculik dan tetua suku setempat.
(lrn/lrn)
Insiden pertama bertempat di area Aab-e-Gum, 75 kilometer tenggara Quetta, ibukota provinsi Baluchistan, Jumat malam waktu setempat.
"Sekelompok terdiri dari 30-50 orang bersenjata menghentikan bus di area Aab-e-Gum, mengeluarkan penumpang dengan ujung laras senapan dan menembak mati sepuluh dari mereka," kata pejabat tinggi provinsi Departemen Dalam Negeri, Akbar Hussain Durrani, seperti dilansir AFP, Sabtu (14/8/2010).
Dia mengatakan, saat kejadian, bus sedang melaju menuju Quetta dari Lahoe, dan semua yang tewas dalam penyerangan adalah etnis Punjabi. Pejabat senior di Aab-e-Gum area, Ismail Kurd, membenarkan insiden dan jumlah korban yang tewas.
Dalam insiden berikutnya, dua orang bermotor membunuh 6 orang di Kota Quetta, Sabtu waktu setempat. Hal ini disampaikan pejabat senior kepolisian Hamid Shakeel.
Sejauh ini, tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. Kekerasan sedang melonjak di Baluchistan yang merupakan perbatasan Afghanistan dan Iran.
Sebelumnya, tiga orang pekerja sosial dari US Mercy Corps dan sopirnya diculik di distrik Qila Saifullah, 200 km dari Quoeta, pada Februari lalu. Belakangan sopir dibunuh, namun pekerja dilepaskan pada Juli dalam kondisi sehat. Pembebasan setelah 5 bulan itu adalah hasil negosiasi antara penculik dan tetua suku setempat.
(lrn/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
283 Komentar
-
235 Komentar
-
216 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
