detikcom
Rabu, 11/08/2010 13:13 WIB

5 Kapolres di Polda Metro Jaya Dimutasi

E Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Pergantian kepemimpinan dalam tubuh Polri terus dilakukan. Kali ini, 5 kapolres yang berada di wilayah hukum Polda Metro Jaya diganti.

"Mutasi adalah hal biasa dalam rangka penyegaran personel," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/8/2010).

Dalam Telegram Rahasia (TR) Kapolri bernomor ST/590/VIII/2010 tanggal 10 Agustus 2010, sejumlah perwira menengah di Polda Metro Jaya berganti posisi.

Mereka yang dimuatasi antara lain, Kapolres Jakarta Timur Kombes Hassanudin digantikan oleh Kombes Saidal Mursalim. Hassanudin dimutasi menjadi perwira menengah di Polri dalam rangka Sekolah Perwira Tinggi (Sespati).

Sedangkan Saidal sebelumnya menjabat sebagai Kapolresta Depok. Posisi Saidal sebagai Kapolresta Depok digantikan oleh Kombes Fery Abraham.

Kapolres Jakarta Barat yang semula diduduki oleh Kombes Kamil Razak digantikan oleh Kombes Yazid Fanami. Yazid sebelumnya penyidik di Direktorat Ekonomi Khusus (Eksus) Mabes Polri, sedangkan Kamil dipindahkan ke Mabes Polri sebagai perwira menengah dalam rangka Sespati.

Pucuk pimpinan di Polres Jakarta Utara yang semula dipegang oleh Kombes Rudy Sufahriadi, juga diserahkan kepada Kombes Andap Budi Revianto. Andap sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Propam Polda Metro. Sedangkan Rudy dimutasi ke Mabes Polri untuk diarahkan menjadi PD Detasemen 88 sebagai upaya restrukturisasi. Jabatan Kabid Propam Polda Metro digantikan oleh Kombes Agusli Rasyid.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/gun)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%