detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 02:30 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 11/08/2010 13:13 WIB

5 Kapolres di Polda Metro Jaya Dimutasi

E Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Pergantian kepemimpinan dalam tubuh Polri terus dilakukan. Kali ini, 5 kapolres yang berada di wilayah hukum Polda Metro Jaya diganti.

"Mutasi adalah hal biasa dalam rangka penyegaran personel," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/8/2010).

Dalam Telegram Rahasia (TR) Kapolri bernomor ST/590/VIII/2010 tanggal 10 Agustus 2010, sejumlah perwira menengah di Polda Metro Jaya berganti posisi.

Mereka yang dimuatasi antara lain, Kapolres Jakarta Timur Kombes Hassanudin digantikan oleh Kombes Saidal Mursalim. Hassanudin dimutasi menjadi perwira menengah di Polri dalam rangka Sekolah Perwira Tinggi (Sespati).

Sedangkan Saidal sebelumnya menjabat sebagai Kapolresta Depok. Posisi Saidal sebagai Kapolresta Depok digantikan oleh Kombes Fery Abraham.

Kapolres Jakarta Barat yang semula diduduki oleh Kombes Kamil Razak digantikan oleh Kombes Yazid Fanami. Yazid sebelumnya penyidik di Direktorat Ekonomi Khusus (Eksus) Mabes Polri, sedangkan Kamil dipindahkan ke Mabes Polri sebagai perwira menengah dalam rangka Sespati.

Pucuk pimpinan di Polres Jakarta Utara yang semula dipegang oleh Kombes Rudy Sufahriadi, juga diserahkan kepada Kombes Andap Budi Revianto. Andap sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Propam Polda Metro. Sedangkan Rudy dimutasi ke Mabes Polri untuk diarahkan menjadi PD Detasemen 88 sebagai upaya restrukturisasi. Jabatan Kabid Propam Polda Metro digantikan oleh Kombes Agusli Rasyid.Next

Halaman 1 2

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mei/gun)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%