detikcom
Sabtu, 07/08/2010 12:57 WIB

Teroris Ancam SBY di Ciwidey

Nograhany Widhi K - detikNews
Jakarta - Ancaman keamanan fisik kembali dialami Presiden SBY. Ancaman terbaru kali ini dilaporkan oleh aparat keamanan kepada dirinya semalam di sela-sela kunjungan kerjanya di Pengalengan, Bandung, Jawa Barat.

"Saya dapat laporan tadi malam dari jajaran pengamanan, ada di antara anak bangsa yang punya niat tidak baik yang sekarang ada di sekitar Ciwidey," kata SBY saat meninjau Sekolah Calon Tamtama Rindam III Siliwangi, Jawa Barat, Sabtu (7/8/2010).

Menurut SBY, juga dilaporkan bahwa kelompok tersebut diduga merupakan bagian dari kelompok teroris. Untunnya aparat keamanan telah berhasil melakukan pencegahan.

"Bagi jajaran pengamanan, laksanakan tugas sebaik-baiknya. Saya tetap akan menjalankan tugas dan tidak terganggu apapun," sambungnya.

Presiden SBY pagi ini mengunjungi Sekolah Dasar Unggulan Cinta Kasih yang berada di kawasan Pangalengan, Bandung. Setelah itu berkunjung ke Sekolah Calon Tamtama TNI AD dan Rumah Pintar di Desa Mekar Sari, Ciwidey.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nwk/lh)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%