detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 12:44 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 07/08/2010 12:57 WIB

Teroris Ancam SBY di Ciwidey

Nograhany Widhi K - detikNews
Jakarta - Ancaman keamanan fisik kembali dialami Presiden SBY. Ancaman terbaru kali ini dilaporkan oleh aparat keamanan kepada dirinya semalam di sela-sela kunjungan kerjanya di Pengalengan, Bandung, Jawa Barat.

"Saya dapat laporan tadi malam dari jajaran pengamanan, ada di antara anak bangsa yang punya niat tidak baik yang sekarang ada di sekitar Ciwidey," kata SBY saat meninjau Sekolah Calon Tamtama Rindam III Siliwangi, Jawa Barat, Sabtu (7/8/2010).

Menurut SBY, juga dilaporkan bahwa kelompok tersebut diduga merupakan bagian dari kelompok teroris. Untunnya aparat keamanan telah berhasil melakukan pencegahan.

"Bagi jajaran pengamanan, laksanakan tugas sebaik-baiknya. Saya tetap akan menjalankan tugas dan tidak terganggu apapun," sambungnya.

Presiden SBY pagi ini mengunjungi Sekolah Dasar Unggulan Cinta Kasih yang berada di kawasan Pangalengan, Bandung. Setelah itu berkunjung ke Sekolah Calon Tamtama TNI AD dan Rumah Pintar di Desa Mekar Sari, Ciwidey.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(nwk/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close