Jumat, 06/08/2010 14:26 WIB

Kapolda Jateng Irjen Alex Bambang Diganti Irjen Edward Aritonang

Aprizal Rahmatullah - detikNews
Jakarta - Mutasi besar-besaran di tubuh Polri dilakukan. Salah satunya menimpa Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Alex Bambang Triatmodjo yang akhir-akhir ini mendadak tenar lantaran permintaannya untuk mengganti wasit dalam pertandingan Final Piala Indonesia akhir pekan lalu.

"Kapolda Jawa Tengah dari Irjen Pol Alex Bambang diserahkan kepada Irjen Pol Edward Aritonang," ujar Wakil Kadiv Humas Mabes Polri, Kombes Untung Yoga Ana, saat jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (6/8/2010).

Rencananya, Alex Bambang akan ditarik ke Mabes Polri sebagai staf ahli Kapolri. Sementara Edward yang saat ini menduduki Kadiv Humas Mabes Polri akan diganti oleh Brigjen Pol Iskandar Hasan.

Mutasi besar-besaran ini dilakukan terhadap 556 perwira tinggi dan perwira menengah. Di Mabes Polri, mutasi menimpa 5 perwira tinggi.

"Berdasarkan keputusan Kapolri Nomer Kep/479/VIII/2010 Tanggal 5 Agustus telah dimutasikan 556 pejabat Polri yang terdiri dari perwira tinggi dan menengah," sebut Untung.

5 Perwira tinggi di Mabes Polri yang terkena mutasi selain Edward yakni Deputi Operasi Kapolri Irjen S Wenas kepada Irjen Soenarko,
Kadiv Pembinaan Hukum (Binkum) Irjen Badrodin Haiti kepada Brigjen Mudji Waluyo, Kadiv Telematika Polri Irjen Yudi Yus Hariyanto kepada Brigjen Robert Aritonang, Deputi Logistik Irjen Joko Sartono kepada Irjen Yudi Yus Hariyanto.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(gun/nrl)




Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%