Rabu, 04/08/2010 14:05 WIB

Korban Bencana Alam di Indonesia Diusulkan Diberi Asuransi

Anwar Khumaini - detikNews
Jakarta - Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang sering dilanda bencana alam. Untuk meringankan korban bencana, United Nations Development Program (UNDP) mengusulkan diadakannya asuransi untuk para korban bencana.

"Ada diskusi cukup mendalam mengenai solusi bencana alam, kebetulan UNDP itu berpengalaman set up asuransi gempa di Turki," kata Juru Bicara Wakil Presiden Yopie Hidayat usai mendampingi Wakil Presiden Boediono bertemu dengan Direktur UNDP Ajay Chibber di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (4/8/2010).

Menurut Yopie, asuransi bencana ini sudah dilaksanakan secara nasional di Turki. UNDP pun telah menawarkan kemungkinan Indonesia bisa menyelenggarakan model yang sama dengan Turki. Alasannya, Indonesia sangat rentan dengan gempa bumi.

Namun demikian, Wakil Presiden Boediono belum merespon ajakan UNDP ini. "Ini baru usulan yang tidak harus dituruti," ujar Yopie.

Yopie menjelaskan, asuransi seperti ini akan membawa dampak besar terhadap budget dan program juga sangat besar. Asuransi harus dilakukan oleh pemerintah. "Tapi perlu dipikirkan persoalan Indonesia soal apakah rakyat mampu ikut asuransi itu, sebuah pemikiran," imbuhnya.

Selain membahas masalah asuransi, Boediono dan Ajay juga mendiskusikan masalah indikator-indokator kemiskinan. Ajay menyampaikan rencana UNDP pada awal bulan Oktober akan luncurkan sebuah metode baru dalam mengukur dan survei terhadap kemiskinan.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(anw/gun)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%