detikcom

Senin, 02/08/2010 12:48 WIB

Korban Perkosaan & Pembunuhan di Tol Jatibening Beralamat di Ciamis

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Identitas korban perkosaan dan pembunuhan yang tewas di Tol Caman, Jatibening, Bekasi, Jawa Barat, terkuak. Korban bernama Dewi Rosita (Ros) yang beralamat di Ciamis.

"Korban atas nama Dewi Rosita (Ros) umur 15 tahun, asal Ciamis," ujar Kapolres Bekasi Kota Kombes Pol Imam Sugiyanto ketika dihubungi detikcom, Senin (2/8/2010).

Alamat lengkap Ros yakni di Dusun Cikawung, RT 34 RW 9, Desa Cintaratu, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Menurut Imam, Ros baru satu minggu bekerja di toko di Tanah Abang atas ajakan pamannya. Ros meninggalkan rumah pada Kamis 29 Juli lalu. Gadis itu diantar oleh bibinya ke Kebun Jeruk hingga ke pangkalan ojek. Setelah itu Ros dititipkan kepada tukang ojek untuk diantar sampai Kampung Rambutan.

"Mulai Kamis siang HP korban mati. Pelaku dalam penyelidikan," kata Imam.

Ros kemudian ditemukan di pinggir Tol Caman pada Sabtu 31 Juli lalu oleh warga bernama Martohib (51). Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa lagi dan dalam keadaan setengah telanjang dengan luka memar di leher akibat bekas jeratan.

Tidak hanya itu, puting payudara korban sebelah kiri terdapat darah akibat gigitan. Sementara di paha korban ditemukan bekas sperma yang sudah mengering.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(nik/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%