detikcom

Hasyim: Ideologi Ahmadiyah Makin Militan Bila Ditekan Secara Fisik

Aprizal Rahmatullah - detikNews
Minggu, 01/08/2010 10:18 WIB
Jakarta Kelompok Ahmadiyah memang memiliki ajaran yang menyimpang dari ajaran Islam yang lazim diterima oleh masyarakat. Namun, tindakan yang represif dengan melakukan penyerangan serta kekerasan dianggap tidak akan menyelesaikan masalah.

"Kekerasan tidak boleh dilakukan karena ideologinya akan lebih militan ketika ditekan secara fisik," kata mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Hasyim Muzadi dalam pesan singkatnya pada detikcom, Minggu (1/8/2010).

Menurut Hasyim, kelompok Ahmadiyah tetap merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sah sehingga tidak seharusnya mendapatkan tindak kekerasan.

"Bukankah sudah ada ketentuan hukum perihal Ahmadiyah? Oleh sebab itu aparat melakukan sesuai hukum yang berlaku," imbuhnya.

Seperti diketahui, hasil rapat Badan Kordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakor Pakem) pada 16 April 2008 memutuskan untuk memberi perintah dan peringatan keras terhadap warga Ahmadiyah untuk menghentikan kegiatannya. Sebab Ahmadiyah sama sekali tidak melaksanakan 12 butir kesepakatan secara konsisten dan bertanggung jawab.

Menurut Hasyim, untuk mengembalikan Ahmadiyah yang ajarannya menyimpang, harus dilakukan dengan jalan yang baik.

"Dengan demikian hubungan antar masyarakat tidak ada kekacauan aqidah. Haruslah dilakukan melalui dakwah agar kembali ke jalan benar atau 'al-ruju ila haq'," tutupnya.

Bentrokkan antara kelompok Ahmadiyah dan warga sekitar sering kali terjadi. Bentrokkn terakhir terjadi pada Kamis (29/7/2010). Ratusan orang tiba-tiba bergerak ke arah pemukiman warga Ahmadiyah di Desa Manis Lor, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

(ayu/nrl)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Lapsus Index »
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel