YLBHI Minta Pemerintah Hentikan Kekerasan Kepada Ahmadiyah
Sabtu, 31/07/2010 16:11 WIB
Jakarta
Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) meminta pemerintah menghentikan kekerasan kepada jamaah Ahmadiyah. Jika tidak, dikhawatirkan kekerasan akan menjalar ke seluruh pelosok Indonesia.
"YLBHI menghimbau kepada pemerintah khususnya Pemkab Kuningan, kepolisian dan masyarakat luas untuk menghentikan kekerasan yang terjadi terhadap Jamaah Ahmadiyah di seluruh Indonesia," kata Ketua YLBHI, Erna Ratnaningsih saat dihubungi wartawan, Sabtu, (31/7/2010).
Apabila para pihak tidak bijak untuk menghargai hak orang lain untuk beribadah menurut apa yang diyakininya maka dikhawatirkan akan terjadi aksi-aksi kekerasan yang akan menjalar ke daerah-daerah dimana kelompok masyarakat Ahmadiayah tinggal.
Seperti diketahui, jelang bulan Ramadan Pemkab Kuningan berencana untuk melakukan penyegelan masjid jamaah Ahmadiyah di Desa Manislor, Kec. Jalaksana.
Lantas keluarlah Surat Keputusan Bersama (SKB) Bupati, Kajari dan Kakanwil Departemen Agama RI Kabupaten Kuningan No. 451.7/Kep.58-Pe.Um/2004; Kep.857/0.2.22/DSP.5/12/2004; Kd 10.08/6/5.03/1471/2004 tentang pelarangan kegiatan ajaran Ahmadiyah di Kabupaten
Kuningan.
Di lain pihak, Jamaah Ahmadiyah melakukan penolakan terhadap penyegelan rumah ibadah mereka. Akibatnya meletuslah bentrok antara kedua belah pihak.
"Surat keputusan inilah yang menjadi produk hukum yang melegalkan terjadinya berbagai pelanggaran HAM seperti perusakan rumah ibadah, pengusiran, penganiayaan dan lain-lain di berbagai daerah di Indonesia. Tindakan penyegelan yang dilakukan oleh Pemkab Kuningan berdasarkan pada SKB ini," tegasnya.
YLBHI beserta 14 kantor LBH di Indonesia telah menangani 7 kasus pelanggaran kebebasan beragama di Indonesia. Salah satunya kasus Ahmadiyah. Kekerasan yang terjadi terhadap Ahmadiyah terus terjadi sejak tahun 1993 sampai saat ini.
YLBHI memandang bahwa kekerasan terhadap kelompok minoritas agama akan terus terjadi.
"Karena adanya tindakan pembiaran yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat berkaitan dengan kewenangannya untuk mengatur urusan agama yang saat ini diambil alih oleh Pemerintah daerah," tutupnya.
(asp/gus)
"YLBHI menghimbau kepada pemerintah khususnya Pemkab Kuningan, kepolisian dan masyarakat luas untuk menghentikan kekerasan yang terjadi terhadap Jamaah Ahmadiyah di seluruh Indonesia," kata Ketua YLBHI, Erna Ratnaningsih saat dihubungi wartawan, Sabtu, (31/7/2010).
Apabila para pihak tidak bijak untuk menghargai hak orang lain untuk beribadah menurut apa yang diyakininya maka dikhawatirkan akan terjadi aksi-aksi kekerasan yang akan menjalar ke daerah-daerah dimana kelompok masyarakat Ahmadiayah tinggal.
Seperti diketahui, jelang bulan Ramadan Pemkab Kuningan berencana untuk melakukan penyegelan masjid jamaah Ahmadiyah di Desa Manislor, Kec. Jalaksana.
Lantas keluarlah Surat Keputusan Bersama (SKB) Bupati, Kajari dan Kakanwil Departemen Agama RI Kabupaten Kuningan No. 451.7/Kep.58-Pe.Um/2004; Kep.857/0.2.22/DSP.5/12/2004; Kd 10.08/6/5.03/1471/2004 tentang pelarangan kegiatan ajaran Ahmadiyah di Kabupaten
Kuningan.
Di lain pihak, Jamaah Ahmadiyah melakukan penolakan terhadap penyegelan rumah ibadah mereka. Akibatnya meletuslah bentrok antara kedua belah pihak.
"Surat keputusan inilah yang menjadi produk hukum yang melegalkan terjadinya berbagai pelanggaran HAM seperti perusakan rumah ibadah, pengusiran, penganiayaan dan lain-lain di berbagai daerah di Indonesia. Tindakan penyegelan yang dilakukan oleh Pemkab Kuningan berdasarkan pada SKB ini," tegasnya.
YLBHI beserta 14 kantor LBH di Indonesia telah menangani 7 kasus pelanggaran kebebasan beragama di Indonesia. Salah satunya kasus Ahmadiyah. Kekerasan yang terjadi terhadap Ahmadiyah terus terjadi sejak tahun 1993 sampai saat ini.
YLBHI memandang bahwa kekerasan terhadap kelompok minoritas agama akan terus terjadi.
"Karena adanya tindakan pembiaran yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat berkaitan dengan kewenangannya untuk mengatur urusan agama yang saat ini diambil alih oleh Pemerintah daerah," tutupnya.
(asp/gus)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
283 Komentar
-
235 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
