Kereta Anjlok di Manggarai
Ditjen Perkeretaapian Salahkan Masinis yang Suka Kebut
Sabtu, 31/07/2010 14:49 WIB
Jakarta
Ditjen Perkeretaapian Kemenhub sudah melakukan inspeksi rel dari Jakarta-Banyuwangi beberapa waktu lalu. Peristiwa anjloknya kereta di Stasiun Manggarai bisa jadi masinis kebut saat tujuan akhir.
"Argo Bromo yang anjlok biasanya kemarin itu sudah masuk pada tujuan akhir. Masinis biasanya main kebut saja," kata Kasubdit Lalu Lintas Antar Kota Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, Sugandi, di lokakarya media massa Kemenhub di Hotel Horison, Jl Pelajar Pejuang, Bandung, Sabtu (31/7/2010).
Sugandi mengatakan, di Manggarai atau di beberapa wesel, kecepatannya dibatasi 30-40 KM/jam. Kalau masinis menjalankan lebih dari kecepatan tersebut maka akan terjadi anjlok.
"Masinis itu begitu karena selalu ingin mencapai target waktu. Karena keterlambataan yang menumpuk makanya dia main embat saja," jelasnya.
Mengenai daerah rawan longsor, lanjut Sugandi, pihaknya sudah mengantisipasi kecelakaan di daerah rawan dengan membentuk posko baik di pusat maupun di tiap wilayah daerah operasi.
Ada dua penyebab kecelakaan di daerah rawan. Pertama rawan kecelakaan permanen secara teknis karena relnya suka menggeser. Kedua, daerah rawan kecelakaan karena secara geografisnya.
"Jadi karena alamnya," jelasnya.
(gus/gah)
"Argo Bromo yang anjlok biasanya kemarin itu sudah masuk pada tujuan akhir. Masinis biasanya main kebut saja," kata Kasubdit Lalu Lintas Antar Kota Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, Sugandi, di lokakarya media massa Kemenhub di Hotel Horison, Jl Pelajar Pejuang, Bandung, Sabtu (31/7/2010).
Sugandi mengatakan, di Manggarai atau di beberapa wesel, kecepatannya dibatasi 30-40 KM/jam. Kalau masinis menjalankan lebih dari kecepatan tersebut maka akan terjadi anjlok.
"Masinis itu begitu karena selalu ingin mencapai target waktu. Karena keterlambataan yang menumpuk makanya dia main embat saja," jelasnya.
Mengenai daerah rawan longsor, lanjut Sugandi, pihaknya sudah mengantisipasi kecelakaan di daerah rawan dengan membentuk posko baik di pusat maupun di tiap wilayah daerah operasi.
Ada dua penyebab kecelakaan di daerah rawan. Pertama rawan kecelakaan permanen secara teknis karena relnya suka menggeser. Kedua, daerah rawan kecelakaan karena secara geografisnya.
"Jadi karena alamnya," jelasnya.
(gus/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
283 Komentar
-
235 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
