DPR Dituding Tak Serius Perkuat Kewenangan Lembaga Antikorupsi
Jumat, 30/07/2010 18:38 WIB
Jakarta
DPR dinilai tidak mempunyai niat baik menuntaskan agenda pemberantasan korupsi. Buktinya banyak kewenangan sejumlah lembaga yang justru dipangkas dalam pembuatan UU.
"Seharusnya, untuk menuntaskan agenda pemberantasan korupsi, cara yang dilakukan adalah memperkuat lembaga seperti Komisi Yudisial (KY), PPATK, dan KPK. Bukan justru dipersulit," kata Guru Besar Hukum Tata Negara Univeristas Andalas, Saldi Isra.
Hal itu disampaikannya dalam diskusi mengenai PPATK di Hotel Sahira, Jl Paledang, Bogor, Jumat (30/7/2010).
Dia menjelaskan, reformasi yang didorong oleh para mahasiswa dahulu adalah setelah Soeharto tumbang, perlu dibentuk pemerintahan yang bersih. Namun, cita-cita itu semakin jauh dari kenyataan kalau melihat kondisi yang ada sekarang.
"Semakin jauh dari semangat reformasi. Bahkan ke depan akan jauh lebih sulit," terangnya.
Yang patut dicatat, lanjut dia, keberadaan lembaga baru dengan kewenangannya, misalnya penyelidikan atau penyidikan, justru diusik oleh penegak hukum konvensional.
"Jaksa, hakim, polisi, dan pengacara semakin mulai merasa terganggu dengan munculnya lembaga baru ini. Mereka pun selingkuh dengan pembuat UU," terangnya.
(ndr/yid)
"Seharusnya, untuk menuntaskan agenda pemberantasan korupsi, cara yang dilakukan adalah memperkuat lembaga seperti Komisi Yudisial (KY), PPATK, dan KPK. Bukan justru dipersulit," kata Guru Besar Hukum Tata Negara Univeristas Andalas, Saldi Isra.
Hal itu disampaikannya dalam diskusi mengenai PPATK di Hotel Sahira, Jl Paledang, Bogor, Jumat (30/7/2010).
Dia menjelaskan, reformasi yang didorong oleh para mahasiswa dahulu adalah setelah Soeharto tumbang, perlu dibentuk pemerintahan yang bersih. Namun, cita-cita itu semakin jauh dari kenyataan kalau melihat kondisi yang ada sekarang.
"Semakin jauh dari semangat reformasi. Bahkan ke depan akan jauh lebih sulit," terangnya.
Yang patut dicatat, lanjut dia, keberadaan lembaga baru dengan kewenangannya, misalnya penyelidikan atau penyidikan, justru diusik oleh penegak hukum konvensional.
"Jaksa, hakim, polisi, dan pengacara semakin mulai merasa terganggu dengan munculnya lembaga baru ini. Mereka pun selingkuh dengan pembuat UU," terangnya.
(ndr/yid)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
282 Komentar
-
235 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
