Ingin Bertemu SBY
Azwan Berjalan Hingga Kapalan dan Kuku Mau Copot
Jumat, 30/07/2010 16:24 WIB
Jakarta
Setibanya di LBH Jakarta, Indra Azwan, pria yang mencari keadilan atas anaknya yang tewas akibat ditabrak polisi pada 1993 silam, kembali berjalan kaki lagi. Azwan berjalan kaki menuju Istana Negara untuk bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Pantauan detikcom, Azwan berjalan didampingi dengan 20-an relawan dari LBH Jakarta, Jl Mendut, Jakarta, Jumat (30/7/2010), pukul 16.00 WIB.
Azwan mengaku akan tetap menunggu di Istana sampai benar-benar ada respons. Azwan ingin bertemu dengan SBY untuk meminta hukum ditegakkan terkait kematian anaknya karena kasus tabrak lari oleh oknum polisi.
"Perjalanan saya selama 22 hari saya jalan setelah salat Subuh sampai pukul 21.00 WIB. Saya hanya berbekal peta dan baju 5 lembar. Selama perjalanan memakai dua sepatu bergantian," ujarnya.
Azwan mengatakan, selama berjalan kaki 22 hari, dua kuku kakinya sekarang hampir copot. "Kulit kaki sudah kapalan. Saya akan terus jalan minta keadilan," tegasnya.
Sebelumnya Azwan rela berjalan kaki dari Malang untuk meraih simpati dan ingin bertemu Presiden SBY. Anaknya, Rifki Andika (7), tewas akibat kecelakaan yang melibatkan Kompol Joko Sumantri.
Namun, proses hukum atas kasus itu berjalan sangat lamban, sehingga tersangka baru disidangkan setelah 15 tahun kemudian alias pada 2008 lalu.
Di ujung keputusannya, hakim membebaskan Joko dari segala dakwaan. Alasan hakim, kasus tabrakan yang merenggut nyawa Rifki itu telah kadaluwarsa.
Sebelumnya Azwan juga sudah pernah melakukan aksi mogok makan di Monas pada 2009 lalu. (gus/ken)
Pantauan detikcom, Azwan berjalan didampingi dengan 20-an relawan dari LBH Jakarta, Jl Mendut, Jakarta, Jumat (30/7/2010), pukul 16.00 WIB.
Azwan mengaku akan tetap menunggu di Istana sampai benar-benar ada respons. Azwan ingin bertemu dengan SBY untuk meminta hukum ditegakkan terkait kematian anaknya karena kasus tabrak lari oleh oknum polisi.
"Perjalanan saya selama 22 hari saya jalan setelah salat Subuh sampai pukul 21.00 WIB. Saya hanya berbekal peta dan baju 5 lembar. Selama perjalanan memakai dua sepatu bergantian," ujarnya.
Azwan mengatakan, selama berjalan kaki 22 hari, dua kuku kakinya sekarang hampir copot. "Kulit kaki sudah kapalan. Saya akan terus jalan minta keadilan," tegasnya.
Sebelumnya Azwan rela berjalan kaki dari Malang untuk meraih simpati dan ingin bertemu Presiden SBY. Anaknya, Rifki Andika (7), tewas akibat kecelakaan yang melibatkan Kompol Joko Sumantri.
Namun, proses hukum atas kasus itu berjalan sangat lamban, sehingga tersangka baru disidangkan setelah 15 tahun kemudian alias pada 2008 lalu.
Di ujung keputusannya, hakim membebaskan Joko dari segala dakwaan. Alasan hakim, kasus tabrakan yang merenggut nyawa Rifki itu telah kadaluwarsa.
Sebelumnya Azwan juga sudah pernah melakukan aksi mogok makan di Monas pada 2009 lalu. (gus/ken)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
282 Komentar
-
235 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
