ANTV Hentikan Siaran Infotainment Mulai 2 Agustus
Jumat, 30/07/2010 02:00 WIB
Espresso (www.an.tv)
Jakarta
Siaran infotainment di televisi masih menjadi pro dan kontra. Di tengah pro-kontra ini, ANTV menghapus siaran infotainment miliknya, Espresso.
Penghentian siaran Espresso ini disampaikan Dirut ANTV Dudi Hendrakusuma dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi I DPR di gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (29/7/2010) malam. RDPU ini dipimpin oleh Hayono Isman dan dihadiri 14 anggota Komisi I DPR.
RDPU yang dimulai sekitar pukul 19.30 dan selesai pukul 23.30 WIB itu, dihadiri oleh Ketua KPI Dadang Rahmat dan 2 komisioner, pengurus Asosiasi Televisi Seluruh Indonesia (ATVSI), Ketua PRRSNI Sidki Wahab, dan direksi 10 stasiun tv swasta yang didampingi pemimpin redaksi masing-masing.
Agenda RDPU sebenarnya adalah membahas konten siaran dan izin frekuensi. Namun, dalam RDPU itu, diwarnai kental kritikan keras atas konten siaran televisi, terutama infotainment.
Salah satu yang menarik disimak adalah pernyataan Dudi yang berani menghapuskan tayangan infotainment. Dia berjanji menghentikan tayangan Espresso mulai Senin, 2 Agustus 2010.
"Alasannya bahwa ANTV memang sedang melakukan evaluasi menyeluruh atas strategi programming-nya dalam rangka paruh kedua tahun 2010 dan program infotainment Espresso termasuk yang tidak sesuai lagi dengan konsep programming yang akan dilakukan," kata Dudi.
RDPU ini memang didominasi oleh pembicaraan mengenai infotainment. Antara lain muncul usulan dari sejumlah anggota DPR mengenai penjadwalan penayangan infotainment di atas pukul 22.00 sampai 04.00 WIB. Hampir semua anggota Komisi I yang hadir mendukung wacana ini.
Namun, ada juga usulan lain yang mengemuka bahwa infotainment dilarang ditayangkan di tv free to air seperti status 10 TV swasta, dan hanya ditayangkan di TV berlangganan. Usulan ini dimunculkan oleh anggota Komisi I Jeffrey Geofanie dan Lily Wahid.
Sementara Ketua Harian ATVSI Zulfiani Lubis mengatakan, di akhir RDPU, Komisi I menyimpulkan bahwa banyak masalah pelanggaran etika dalam program infotainment. Namun Komisi I memberikan kesempatan kepada KPI dan stakeholders membahas bagaimana posisi program ini.
"Komisi I akan kembali mengadakan RDPU dengan peserta yang sama seusai reses untuk memutuskan rekomendasi soal infotainment," kata Zulfiani, yang juga Pimred ANTV itu.
(asy/irw)
Penghentian siaran Espresso ini disampaikan Dirut ANTV Dudi Hendrakusuma dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi I DPR di gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (29/7/2010) malam. RDPU ini dipimpin oleh Hayono Isman dan dihadiri 14 anggota Komisi I DPR.
RDPU yang dimulai sekitar pukul 19.30 dan selesai pukul 23.30 WIB itu, dihadiri oleh Ketua KPI Dadang Rahmat dan 2 komisioner, pengurus Asosiasi Televisi Seluruh Indonesia (ATVSI), Ketua PRRSNI Sidki Wahab, dan direksi 10 stasiun tv swasta yang didampingi pemimpin redaksi masing-masing.
Agenda RDPU sebenarnya adalah membahas konten siaran dan izin frekuensi. Namun, dalam RDPU itu, diwarnai kental kritikan keras atas konten siaran televisi, terutama infotainment.
Salah satu yang menarik disimak adalah pernyataan Dudi yang berani menghapuskan tayangan infotainment. Dia berjanji menghentikan tayangan Espresso mulai Senin, 2 Agustus 2010.
"Alasannya bahwa ANTV memang sedang melakukan evaluasi menyeluruh atas strategi programming-nya dalam rangka paruh kedua tahun 2010 dan program infotainment Espresso termasuk yang tidak sesuai lagi dengan konsep programming yang akan dilakukan," kata Dudi.
RDPU ini memang didominasi oleh pembicaraan mengenai infotainment. Antara lain muncul usulan dari sejumlah anggota DPR mengenai penjadwalan penayangan infotainment di atas pukul 22.00 sampai 04.00 WIB. Hampir semua anggota Komisi I yang hadir mendukung wacana ini.
Namun, ada juga usulan lain yang mengemuka bahwa infotainment dilarang ditayangkan di tv free to air seperti status 10 TV swasta, dan hanya ditayangkan di TV berlangganan. Usulan ini dimunculkan oleh anggota Komisi I Jeffrey Geofanie dan Lily Wahid.
Sementara Ketua Harian ATVSI Zulfiani Lubis mengatakan, di akhir RDPU, Komisi I menyimpulkan bahwa banyak masalah pelanggaran etika dalam program infotainment. Namun Komisi I memberikan kesempatan kepada KPI dan stakeholders membahas bagaimana posisi program ini.
"Komisi I akan kembali mengadakan RDPU dengan peserta yang sama seusai reses untuk memutuskan rekomendasi soal infotainment," kata Zulfiani, yang juga Pimred ANTV itu.
(asy/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
282 Komentar
-
235 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
