detikcom

Disusupi 'Pemain Asing', Peserta MTQ di Inhil Mogok Lomba

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Kamis, 29/07/2010 18:18 WIB
Pekanbaru Kecurangan tidak hanya terjadi di dunia olahraga saja. Perlombaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) pun tak luput dari perbuatan tidak jujur itu. MTQ yang digelar Pemkab Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau diwarnai aksi protes karena disusupi 'pemasin asing'.

MTQ Kab Inhil ke-40 ini dipusatkan di Kecamatan Kritang yang berlangsung sejak 27 Juli hingga 1 Agustus mendatang. Pelaksanaan ini tentulah bertujuan untuk mencari bibit-bibit unggul baik dalam membaca Al Quran, tafsir serta kaligrafi yang dilahirkan dari kabupaten tersebut.

Tapi rupanya MTQ ini diwarnai kecurangan. Ada beberapa kecamatan menghadirkan peserta dari luar Inhil. Kecurangan itu terlihat dari perlombaan cabang kaligrafi dan tafsir. Para peserta kaligrafi dan tafsir yang asli dari Inhil, mencium adanya ‘pemain asing’ yang datang dari luar kabupatennya.

"Pelaksanaan MTQ ini tidak jujur. Kami melihat ada kecamatan lain yang mengundang peserta dari luar Inhil. Perserta kaligrafi mereka datangkan dari Jambi dan Padang Sumatera Barat. Inikan curang, masak untuk mencari bakat harus mendatangkan peserta dari luar Inhi," cerita Ratna Juwita dari Kecamatan Batang Tuaka kepada wartawan, Kamis (29/07/2010).

Karena ada kecurangan tersebut, perserta MTQ cabang kaligrafi melakukan aksi protes ke pihak dewan hakim. Mereka minta dewan hakim untuk mendiskualifikasi peserta dari luar Inhil. Sebagai bentuk komitmen aksi protes ke dewan hakim, peserta melakukan aksi mogok. Mereka ogah ikut bertanding cabang kaligrafi.

"Kami nggak akan ikut berlomba, sebelum panitia mengambulkan tuntutan kami," kata Ratna lagi.

Aksi protes para peserta kaligrafi ini ternyata mendapat dukungan dari perserta lainnya. Keberanian aksi protes ini ternyata menyulut semangat perserta MTQ cabang tafsir. Rupanya kecurangan tidak hanya di lomba kaligrafi. Cabang tafsir Al Quran ternyata juga disusupi perserta dari Pekanbaru.

"Tidak hanya kaligrafi saja yang curang. Lomba tafsir juga ada dari Pekanbaru. Padahal inikan perlombaan untuk kabupaten Inhil. Tapi anehnya banyak perserta yang datang dari provinsi Jambi dan Sumatera Barat," terang Zubair perserta dari Kecamatan Tembilahan Hulu.

Gara-gara perserta paga mogok lomba, kini panitia pelaksana MTQ pun kelimpungan. Pelaksanaan jalannya MTQ sekarang ini dihentikan sementara. Para panitia dikabarkan lagi melakukan evaluasi adanya perserta asing tersebut.

(djo/djo)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Lapsus Index »
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel