BBC Indonesia

Hizbullah hadapi persidangan

BBCIndonesia.com - detikNews
Jumat, 23/07/2010 10:03 WIB
Hasan Nasrallah Pemimpin Hizbullah menyatakan sejumlah anggotanya akan menjadi terdakwa dalam kasus pembunuhan mantan Perdana Menteri Libanon Rafik Hariri di tahun 2005.

Hariri tewas bersama 22 orang lainnya dalam serangan bom mobil di Beirut.

Hassan Nasrallah, pemimpin milisi gerakan Syiah mengatakan persidangan yang akan didukung oleh PBB itu akan berlangsung dalam beberapa bulan mendatang.

Nasrallah mengaku diberitahu oleh Perdana Menteri saat ini Saad Hariri -anak lelaki dari Rafik Hariri- kalau mereka yang terlibat disebut sebagai kelompok pembelot ketimbang perwakilan dari kelompok ini.

Berbicara dalam sebuah tayangan video dengan alasan keamanan, dia mengatakan tuduhan terhadap keterlibatan kelompoknya ini merupakan sebuah rencana yang dirancang oleh Amerika Serikat dan Israel untuk menjatuhkan pengaruh kelompoknya di kawasan.

Dia mengatakan pengadilan internasional telah membawa Hizbullah ke tahap yang sangat sensitif, tapi dia menyatakan tahu bagaimana membela diri.

Bagaimanapun, dia menyarankan Perdana Menteri Hariri dan lainnya untuk mengkaji ulang posisi kelompoknya, sebagai bagian dari kepentingan nasional.

Ada sejumlah spekulasi yang berkembang kalau dakwaan terhadap anggota Hizbullah akan dilakukan pada bulan September dan diperkirakan akan meningkatkan suhu dan kekerasan.

Tapi Nasrallah menolak anggapan kalau Hizbullah mungkin akan memulai perang dengan Israel sebagai upaya untuk mengalihkan isu.

Dia mengatakan tidak warga negara Suriah yang termasuk dalam dakwaan, meski tuduhan sebelumnya menyebut Suriah berada dibelakang pembunuhan.

Hal ini menurut Nasrallah menguatkan dugaan kalau pengadilan ini sangat kental nuansa politis.

(bbc/bbc)

BeritaTerbaru Indeks Berita »
Lapsus Index »
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel