detikcom
Sabtu, 17/07/2010 01:03 WIB

Lagi Asyik Ngintip Cewek di Kamar Spa, Plafon Jebol

Didi Syafirdi - detikNews
Foto: Didit/detikcom
Jakarta - Jangan ditiru ulah nekat pemuda berusia 24 tahun ini, Adi Sutrisno. Dia terpaksa berurusan dengan pihak keamanan lantaran ketahuan ngintip lokasi Spa. Celakanya, saat melakukan aksinya, plafon tempat dia ngintip jebol.

"Tadi sekitar pukul 22.00 WIB ada yang melapor, katanya ada orang ngintip di tempat Spa Pesona Sehat, ketahuan karena pas ngintip plafonnya jebol, kelihatan tuh mukanya," kata salah seorang petugas keamanan, Marjono.

Hal tersebut dia katakan di pos satpam ruko tempat spa yang terletak ruko Grand Wijaya, Jl Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (16/7/2010) malam.

Adi melakukan aksinya melalui atap yang plafonnya memang berlubang. Namun saat dia melakukan aksinya tiba-tiba plafonnya jebol. Akhirnya, wanita-wanita yang sedang ganti baju pun berteriak.

"Langsung diteriakin, pelakunya kabur. Kebetulan pelaku kerjanya sebagai kuli yang jaraknya 2 ruko dari TKP," kata Marjono.

Setelah melakukan aksinya, adi sok berlagak santai. Dia nongkrong di ruko tempat dia bekerja yang memang letaknya tidak jauh dari tempat spa. Akhirnya, pihak keamanan menggelandangnya ke spa untuk dicocokkan identitas pelaku.

"Ini nih orangnya, saya tahu dia," kata salah satu karyawan spa yang mengaku mengenali wajah pelaku dari plafon yang jebol itu.

Saat diinterogasi pihak keamanan, Adi mengaku melakukan aksinya bersama dua temannya yang lain. "Ternyata dia bertiga dengan temennya, si Tablo dan Bogel kabur," imbuh Marjono.

Adi dan dua temannya mengintip ruangan spa saat ada perempuan sedang ganti pakaian.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(anw/anw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%