Rabu, 14/07/2010 11:38 WIB

Lepas Peziarah Wali Songo, PKB Harap Menang Pemilu 2014

Kartika Paramitha - detikNews
Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melepas rombongan ziarah Wali Songo dalam rangkaian Hari Lahir ke-12. Harapan dan doa untuk menang pada Pemilu 2014 pun disertakan.

"PKB ingin merangkul semua komponen masyarakat untuk mengembalikan masa kejayaan PKB seperti tahun 1999 dan ziarah ini membawa doa agar bangsa jauh dari musibah dan semoga pada Pemilu 2014 nanti PKB akan menjadi partai pemenang," ujar Wasekjen DPP Helmy Faisal Zaini.

Hal itu dikatakannya saat melepas rombongan ziarah di DPP PKB, Jl Sukabumi 23, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/7/2010).

Helmy menambahkan ziarah ini juga menanamkan spirit Islam yang dikembangkan Wali Songo dan ungkapan keprihatinan atas kelompok-kelompok yang melakukan pendangkalan agama Islam.

Peserta ziarah Wali Songo adalah 50 orang yang diberangkatkan dengan 1 bus. Mereka adalah santri dan kiai dari Pesantren Al Wathoniyyah, Jakarta Timur.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(nwk/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%