Rabu, 30/06/2010 15:02 WIB

Polri Gugat Majalah Tempo

Tempo: Gambar Babi Itu Simbol Rekening

Ken Yunita - detikNews
Jakarta - Gambar celengan babi di majalah Tempo edisi 'Rekening Gendut Perwira Polisi' disebut melukai polisi. Bagaimana tanggapan Tempo soal ini?

"Nggak ada maksud sama sekali untuk melecehkan dengan gambar babi itu," kata Pemimpin Redaksi Majalah Tempo Wahyu Muryadi kepada Rabu (30/6/2010).

Wahyu mengatakan, gambar babi di sampul majalah yang sebelumnya diberitakan diborong polisi itu, bukan untuk mengidentikkan polisi dengan babi. Gambar itu merupakan simbol dari rekening yang berisi uang banyak.

"Simbol rekening paling gampang ya celengan. Nah celengan yang paling populer itu babi," kata Wahyu.

Wahyu mengatakan, seharusnya polisi tidak harus merasa dilecehkan dengan gambar tersebut. Apalagi jelas-jelas gambar tersebut tidak menyamakan polisi dengan babi.

"Kalau orang berpikir jernih, tidak mungkin berpikir seperti itu. Anak kecil saja tahu kalau itu bukan menyamakan polisi dengan babi," kata Wahyu.

Sebelumnya, Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Zainuri Lubis mengatakan sedang menyiapkan materi gugatan baik secara pidana atau perdata kepada majalah Tempo. Pasal yang digunakan adalah pasal penghinaan dan pencemaran organisasi.

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ken/fay)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
0%
Kontra
100%