detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 20:04 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 28/06/2010 15:53 WIB

Tempo Ludes Diborong Polisi

Harga Majalah Tempo di Melawai Naik Jadi Rp 50.000

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Majalah Tempo edisi 'Rekening Gendut Perwira Polisi' kini sangat sukar didapat. Pedagang eceran majalah Tempo akhirnya menaikkan harga majalah Tempo dari Rp 27.000 menjadi Rp 50.000.

"Ada tapi harganya mahal. Harganya Rp 50.000," kata salah satu pedagang di depan Taman Melawai, Besuki kepada detikcom di Jl Melawai Raya, Jakarta Selatan, Senin (28/6/2010).

Besuki mengatakan, harga dinaikkan karena majalah Tempo edisi ini menjadi barang langka. "Kan sayang kalau dijual murah barangnya langka," ujarnya.

Besuki pun mengaku dirinya tak memajang majalah Tempo seperti biasanya. Majalah Tempo disisipkan dibalik majalah lainnya. Besuki pun hanya bisa mengambil 3 majalah Tempo. Padahal biasanya bisa menjual majalah Tempo 15-20 eksemplar. "Ini buat pelanggan saja," tukasnya.

Sementara itu distributor majalah dan koran Sihite Agency di Jl Sunan Kalijaga, Jakarta Selatan mengaku sejak pagi majalah Tempo sudah diborong sebanyak 100 eksemplar.

"Saya nggak tahu siapa yang borongnya. Kelihatannya orang Mabes. Itu sih kira-kira kalau melihat majalah Tempo," kata seorang karyawan distributor yang enggan disebut namanya.

Dia pun mengaku orang yang membeli majalah Tempo tersebut sebenarnya ingin memborong habis majalah tersebut. Namun tidak diberikan. "Saya jaga buat pelanggan. Kan saya mau jualan terus bukan untuk hari ini saja," jelasnya.

Distributor ini menjual majalah 300 eksemplar. Sekarang sisanya tinggal 200 eksemplar. Ia menjual majalah Tempo sebesar Rp 50.000. "Yang belinya ini dari pukul 06.00 WIB sudah menunggu. Waktu kita mau buka mereka sudah tanya ada Tempo nggak?" ungkapnya.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(gus/fay)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%