Senin, 28/06/2010 13:56 WIB

Tempo 'Rekening Gendut Perwira Polisi' Ludes Diborong Orang Berseragam Polisi

Hery Winarno - detikNews
Jakarta - Majalah Tempo edisi 'Rekening Gendut Perwira Polisi' ternyata diminati orang berseragam polisi. Majalah yang terbit Senin (28/6/2010) itu kini telah ludes diborong orang berseragam polisi.

Menurut seorang pedagang majalah di Sentra Bursa Media, Jalan Budi Utomo, Jakarta Pusat, majalah Tempo yang dijualnya telah habis sejak pagi. Pembelinya hanya satu orang yang memakai seragam polisi.

"Hari ini distok 400 majalah, tapi tadi pagi langsung diborong sama polisi," kata pedagang yang enggan disebut namanya itu kepada detikcom.

Pedagang lainnya, yang juga tidak ingin disebut namanya, juga mengatakan, majalah Tempo-nya juga diborong. Ia menyediakan 150 majalah.

"Iya, tadi ada polisi memborong, oleh orang yang sama (orang berseragam polisi)," kata penjual majalah itu.

Menurut pedagang itu, si pemborong itu datang bersama 4 temannya. Mereka semuanya memakai seragam polisi.

"Majalah-majalah itu dimasukkan ke mobil polisi berbentuk sedan," kata si pedagang majalah.

Sementara itu pantauan detikcom di sentra buku itu, majalah Tempo edisi terbaru tidak bisa ditemui lagi. Sejumlah loper koran dan majalah yang mengambil dagangan juga tidak memiliki stok majalah tersebut.

"Kita nyari nggak dapat," kata Sukri, si loper koran.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(gus/ken)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%