Israel Larang Menteri Jerman Kunjungi Gaza
Senin, 21/06/2010 10:27 WIB
Jakarta
Pemerintah Jerman mengecam keras pemerintah Israel. Gara-garanya, pemerintah Israel tidak mengizinkan Menteri Pembangunan Jerman masuk ke Jalur Gaza untuk mengunjungi proyek kemanusiaan yang dibiayai Jerman. Hal itu kontan membuat pemerintah Jerman berang.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Jerman Guido Westerwelle mengatakan, dirinya menyesalkan keputusan Israel tersebut. Sedangkan Menteri Pembangunan Jerman Dirk Niebel mencetuskan itu merupakan kesalahan diplomatik yang besar. Niebel tengah melakukan kunjungan selama empat hari ke Israel dan wilayah-wilayah Palestina.
Kementerian Pembangunan Jerman menyatakan, pihaknya telah melobi hingga menit-menit terakhir agar Niebel dibolehkan masuk ke Gaza. Namun tetap saja Israel menolaknya.
Kepada harian Jerman, Leipziger Volkszeitung, Niebel mengungkapkan kekesalannya atas keputusan Israel tersebut. Dia kecewa karena tindakan Israel itu "membuat teman-teman terdekatnya pun susah memahami perilakunya".
Namun juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Yigal Palmor berdalih bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari kebijakan lama Israel terhadap Gaza.
"Kami tidak mengizinkan politikus-politikus senior masuk ke Gaza karena Hamas akan memanipulasi kunjungan tersebut untuk mendapatkan legitimasi," cetus Palmor seperti dilansir Reuters, Senin (21/6/2010).
Pemerintah Israel menerapkan blokade atas Gaza sejak kelompok Hamas merebut dan mengambil-alih wilayah tersebut dari Otoritas Palestina pada tahun 2007.
(ita/nrl)
Menteri Luar Negeri (Menlu) Jerman Guido Westerwelle mengatakan, dirinya menyesalkan keputusan Israel tersebut. Sedangkan Menteri Pembangunan Jerman Dirk Niebel mencetuskan itu merupakan kesalahan diplomatik yang besar. Niebel tengah melakukan kunjungan selama empat hari ke Israel dan wilayah-wilayah Palestina.
Kementerian Pembangunan Jerman menyatakan, pihaknya telah melobi hingga menit-menit terakhir agar Niebel dibolehkan masuk ke Gaza. Namun tetap saja Israel menolaknya.
Kepada harian Jerman, Leipziger Volkszeitung, Niebel mengungkapkan kekesalannya atas keputusan Israel tersebut. Dia kecewa karena tindakan Israel itu "membuat teman-teman terdekatnya pun susah memahami perilakunya".
Namun juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Yigal Palmor berdalih bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari kebijakan lama Israel terhadap Gaza.
"Kami tidak mengizinkan politikus-politikus senior masuk ke Gaza karena Hamas akan memanipulasi kunjungan tersebut untuk mendapatkan legitimasi," cetus Palmor seperti dilansir Reuters, Senin (21/6/2010).
Pemerintah Israel menerapkan blokade atas Gaza sejak kelompok Hamas merebut dan mengambil-alih wilayah tersebut dari Otoritas Palestina pada tahun 2007.
(ita/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
