detikcom
Kamis, 10/06/2010 21:11 WIB

Presiden SBY Resmi Buka Pekan Raya Jakarta

Anwar Khumaini - detikNews
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara resmi membuka Pekan Raya Jakarta (PRJ) yang berlangusung mulai malam ini hingga satu bulan ke depan. Dalam sambutannya, presiden berharap agar Jakarta tetap memelihara identitasnya yang khas dan unik meskipun telah menjadi kota megapolitan.

"Tidak hanya dibangun karena perkembangan kemajuan dan fasilitas fisiknya, namun juga karena penduduk dan budayanya, jakarta kian nyaman sebagai tempat tinggal dan beraktivitas bagi seluruh penghuninya," kata SBY dalam sambutannya di Arena PRJ, Jakarta Expo Center, Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/6/2010).

SBY mengatakan, pelaksanaan PRJ yang berbarengan dengan ulang tahun kota Jakarta ini, diharapkan agar Jakarta bisa sebagai contoh keberhasilan mengubah perubahan dan keberlangsungan perubahan. SBY juga mengajak untuk membudayakan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

"Mari kita hemat penggunaan energi dan mari kita manfaatkan sistem transportasi yang efisien dan bebas polusi," imbaunya.

PRJ kali ini mengusung tema "Jakarta Fair 2010 Turut Mendukung Pembanungnan Ekonomi Nasinonal".

Menurut SBY, tema ini sangat relevan supaya Indonesia meningkatkan ekonomi pasca krisis. Untuk itu Indonesia harus senantiasa menjaga kualitas dan meningkatkan daya saing produksi dalam negeri di pasaran domestik maupun global.

SBY menambahkan, dalam beberapa tahun terakhir PRJ telah menjad ajang pameran berkelas internasional. Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini bersyukur PRJ 2010 diakui sebagai ajang pameran terbesar di Asia Tenggara yang ditandai meningkatnya jumlah pengunjung, peserta, kualitas penyelenggaraan, dan nilai transaksi.

Dari laporan yang diterima SBY, tahun 2005 PRJ hanya diikuti 883 peserta dengan nilai transaksi Rp 477 M. Tiga tahun kemudian, tahun 2008, jumlah peserta meningkat tiga kali lipat menjadi 2760 peserta dengan nlai transaksi Rp 2,1 triliun. Tahun 2009 lalu jumlah peserta mencapai 2874 peserta dengan nilai transaksi Rp 2,6 triliun. Ketua panitia, Hartati Murdaya mengatakan pihaknya menargetkan nilai transaksi perhelatan tahun ini mencapai Rp 3 triliun.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(Rez/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%