detikcom
Jumat, 04/06/2010 09:53 WIB

Taman Lansia Dibangun di Jalan Langsat Jaksel

Didi Syafirdi - detikNews
Jakarta - Taman bagi warga yang sudah lanjut usia (lansia) akan dibangun di Jalan Langsat, Jakarta Selatan. Taman seluas 3,5 hektar ini akan ditunjang fasilitas berolahraga untuk lansia di tengah hiruk pikuk ibukota.

Taman Lansia tepatnya terletak di Jalan Langsat Raya, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Taman ini akan dilengkapi fasilitasi khusus untuk para lansia berolah raga seperti, jogging track sepanjang sekitar 750 meter, serta jalan batu untuk refleksi.

Suasana semakin sejuk karena ada danau dan kali kecil di sekitar taman.

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Selatan, Heru Bambang mengatakan, gagasan pemanfaatan Taman Langsat merupakan usulan para lansia pensiunan Pegawai Pemprov DKI Jakarta yang menginginkan adanya taman berkumpul dan berolahraga bagi lansia.

"Mereka ingin ada taman khusus bagi para lansia berkumpul dan berolahraga, terlebih di taman ini sudah sering digunakan bagi warga sekitar, baik lansia maupun bukan," kata Heru saat dihubungi detikcom, Jumat (4/6/2010).

Taman ini akan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo pada 13 Juni 2010.

"Secara bertahap sesuai anggaran akan ditambah fasilitasnya, seperti besi untuk berpegangan, memperbanyak tempat duduk, tempat sampah, dan saung," ujar Heru.

Heru mengatakan, lokasi taman yang strategis dari terminal Blok M dan Pasar Mayestik dapat mempermudah akses para warga khususnya Lansia.

Selain itu, Heru berharap taman ini tidak berubah fungsi sebagai tempat berjualan dan mangkalnya para pekerja seks komersial pada malam hari.

"Nantinya akan dibangun juga pendestrian agar Taman Langsat dapat menghubungkan Taman Ayodia dan Taman Barito," kata dia.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(did/aan)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%