Detik.com News
Detik.com
Rabu, 02/06/2010 13:15 WIB

Sepasang Pelajar SMA Batang Terlibat Video Mesum

Dani Wisnu - detikNews
Sepasang Pelajar SMA Batang Terlibat Video Mesum
Batang - Warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dihebohkan beredarnya video mesum sepasang pelajar SMA setempat. Video tersebut beredar melalui handphone di kalangan para pelajar SMA.

Informasi yang dihimpun detikcom, video tersebut berdurasi sekitar 5 menit. Dalam rekaman video itu, sepasang pelajar itu tampak telah terbiasa melakukan hubungan intim.

Rekaman video mesum sepasang pelajar itu sudah beredar sejak seminggu lalu. Banyak pelajar di kabupaten tersebut memiliki rekaman video mesum itu. Mereka menyimpannya di handphone masing-masing.

Erik (17), salah seorang pelajar SMA, mengaku juga memiliki video mesum itu. Dia bahkan kenal dengan pasangan pelajar mesum itu.

"Semua teman-teman punya kok rekaman itu. Kacau sekali masih SMA sudah berbuat seperti itu," kata Erik, Rabu (2/6/2010).

Ditemuk terpisah Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga Kabupaten Batang, Sabar Mulyono, menuturkan mengetahui adanya video tersebut dari media massa lokal. Sabar berjanji akan menindaklanjuti kasus tersebut.

"Kita akan cari tahu siapa pelaku video tersebut secepatnya," ujar Sabar.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(djo/djo)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%