detikcom
Rabu, 26/05/2010 15:12 WIB

Susno Tersangka Korupsi Pilkada

Assegaf: Kesalahan Susno Dicari-cari

Didi Syafirdi - detikNews
Foto: Dokumen detikcom
Jakarta - Komjen Pol Susno Duadji ditetapkan sebagai tersangka kasus pilkada Jawa Barat (Jabar). M Assegaf, kuasa hukum Susno menilai, penetapan status itu sungguh sangat dipaksakan.

"Kesalahan Pak Susno dicari-cari," kata Assegaf di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (26/5/2010).

Assegaf mengatakan, sebelum mengutak-atik Susno saat menjabat Kapolda Jabar, polisi telah mencari-cari kesalahan Susno pada saat menjabat di Jawa Timur. Namun polisi tidak menemukannya.

"Kemudian dicari lagi pada saat menjadi Kapolda Jawa Barat," kata Assegaf.

Assegaf mempertanyakan, jika Susno benar memiliki kesalahan pada saat menjabat sebagai Kapolda Jabar, mengapa Susno justru diangkat menjadi Kabareskrim. "Itu kan artinya karir Susno baik, tidak ada masalah dan tidak cacat," katanya.

Susno sudah ditetapkan sebagai tersangka terkait penggunaan dana pengamanan Pilkada Jabar. Kasus ini diduga melibatkan Susno saat dia menjabat sebagai Kapolda Jabar pada 2008. Susno ditengarai memotong dana anggaran Pilkada. Namun jumlah kerugian belum bisa dipastikan.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(ken/fay)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%