detikcom

Selasa, 25/05/2010 16:12 WIB

Diserang Puluhan Orang, Paranormal Ki Edan Amongrogo Lapor Polisi

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Seorang paranormal bernama Sutoyo alias Ki Edan Amongrogo melapor ke Polda Metro Jaya. Dia melaporkan penyerangan yang dilakukan oleh puluhan orang.

Di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya, Ki Edan menjelaskan ikhwal penyerangan itu. "Awalnya saya kedatangan seorang pasien perempuan pada Jumat (21/5) sore," kata Ki Edan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (25/5/2010)

Ki Edan mengatakan, rupanya pasien itu membawa dua teman prianya. Kedua pria itu, katanya, langsung menyerang Ki Edan dan meminta menyerahkan semua harta miliknya. Di luar rumahnya di Komplek Gudang peluru Blok C 106 B, Tebet, Jakarta Selatan, rupanya sudah ada puluhan orang dengan 3 mobil. "Ada sekitar 40 orang di luar. Mereka bawa senjata tajam," imbuhnya.

Menghadapi serangan puluhan orang itu, Ki Edan mempersiapkan jurus-jurus pamungkasnya. Saya tantangin mereka satu-satu," katanya.

Selain itu, keluarga Ki Edan juga menelepon polisi. Hingga polisi datang, preman-preman itu baru pergi.

"Mereka pergi setelah pukul 23.00 WIB," ungkapnya.

Ki Edan lalu melaporkan peristiwa itu ke polisi. Dalam laporan resmi bernomor LP TBL/1762/V/2010/PMJ, Sutoyo alias Ki Edan Amungrogo melaporkan penerangnya ke polisi dengan tuduhan Pasal 368 KUHP dan atau Pasal 355 KUHP tentang masuk pekarangan tanpa izin dan atau perbuatan tidak menyenangkan.

"Sebagai warga negara yang baik saya melapor. Kalau ada apa-apa di belakang, kan polisi sudah tahu," imbuhnya.

Sementara itu, kuasa hukum Ki Edan, M Yundri menduga, serangan itu karena rivalitas. "Dugaan sementara hingga sini dulu pengembangannya apakah ada rivalitas atau tidak itu tergantung penyidikan," kata Yundri.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mei/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%