Detik.com News
Detik.com
Kamis, 20/05/2010 11:30 WIB

Lomba Kartun Nabi Dipicu Film Nabi Berkostum Beruang

Fitraya Ramadhanny - detikNews
Lomba Kartun Nabi Dipicu Film Nabi Berkostum Beruang
Jakarta - Grup Facebook 'Everybody Draw Muhammed Day' menimbulkan protes dari berbagai belahan dunia. Munculnya grup ini berawal dari Seattle, AS, dan dipicu kekisruhan serial kartun komedi South Park yang menampilkan Nabi Muhammad berkostum beruang.

Ide lomba kartun nabi itu berawal dari Molly Norris, seorang kartunis asal Seattle. Norris ingin menanggapi sikap stasiun televisi Comedy Central yang menyensor episode ke 201 dari serial kartun dewasa South Park.

Seperti dilansir dari New York Times, Kamis (22/4/2010), Comedy Central menyensor episode ke 201 karena menampilkan Nabi Muhammad memakai kostum beruang. Langkah itu diambil menyusul protes dari kelompok muslim di AS terhadap film karya Matt Stone dan Trey Parker itu.

Banyak yang menilai langkah Comedy Central sudah tepat, karena episode itu memang memancing isu SARA. Namun banyak juga yang membela Stone dan Parker.

Nah, Norris membela para koleganya itu dengan alasan hak asasi untuk berekspresi dan mengeluarkan pendapat. Seperti ditulis rawstory.com, Sabtu (24/4/2010) Norris lalu tercetus ide mengadakan lomba gambar nabi.

Norris mempublikasikan poster lomba tersebut di situs pribadinya dan lalu disambut dengan munculnya grup di Facebook yang dibuat oleh orang lain. Grup Facebook inilah yang kemudian mendunia dan mengundang protes dunia internasional.

South Park bukan sekali ini saja menampilkan Nabi Muhammad. Dalam salah satu episodenya beberapa tahun lalu, Stone dan Parker pernah menampilkan Nabi Muhammad bersama Yesus, Buddha, Krishna dan Musa. Mereka digambarkan sebagai lima sekawan pahlawan super. Meski demikian, protes saat itu muncul karena memunculkan gambar Nabi Muhammad.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fay/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%