Kamis, 20/05/2010 08:31 WIB

Dicalonkan Jadi Pimpinan KPK, Mahfud MD Merasa Belum Cocok

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) mewacanakan pencalonan Mahfud MD sebagai salah satu pimpinan KPK. Apa reaksi Mahfud? Ia menganggapnya sebagai penghargaan, namun masih merasa belum cocok.

"Wah, itu mengejutkan saya. Saya anggap sebagai penghargaan kepada saya. Tapi saya takkan jawab ya atau tidak lebih dulu," kata ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut kepada detikcom, Rabu (19/5/2010) malam.

Pria asal Madura ini mengaku belum merasa cocok jadi pimpinan KPK. Sebab, selama ini ia punya penyakit yang sulit dihilangkan selama menjabat di MK, yakni kerap bicara di depan publik.

"Kalau saya, kan punya penyakit banyak omong. Banyak omong itu tak bagus kalau memimpin KPK tapi kalau di MK bisa asalkan tak ngomongin substansi perkara yang sedang diperiksa," urainya.

Namun, ia berjanji akan melakukan diskusi lebih lanjut dengan berbagai kalangan tentang hal ini. Termasuk soal bagaimana KPK digerakkan agar lebih efektif memerangi korupsi.

"Setelah itu baru bisa bicara tentang orang yang layak menjadi calon ketua KPK. KPK itu perlu
orang yang berani dan bersih, tapi tak banyak omong," ungkapnya.

Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) DPR sebelumnya mengusulkan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menjadi calon pimpinan KPK. Mahfud dinilai sukses memimpin MK dan diperlukan di KPK. Guru Besar UII itu dinilai berani, memiliki pengetahuan hukum yang cukup, energik dan jujur.
(mad/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    74%
    Kontra
    26%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel