detikcom
Kamis, 13/05/2010 09:48 WIB

Densus Tinggalkan Lokasi Penggerebekan Teroris Sukoharjo

Muchus Budi R. - detikNews
ilustrasi
Jakarta - Tim Densus 88 meninggalkan lokasi penggerebekan di Desa Baki Pandeyan, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah. Dari penggerebekan di sebuah rumah ini, Densus 88 menyita senjata laras panjang, amunisi, dan sejumlah buku.

Pantauan detikcom, Densus 88 meninggalkan rumah tersebut sekitar pukul 09.30 WIB, Kamis (13/5/2010). Sudah sekitar 1 jam tim ini melakukan penyisiran di dalam rumah.

Saat ini lurah dan aparat setempat telah diperintahkan untuk menutup rumah, agar tidak ada orang yang keluar masuk. Rumah tersebut terletak di antara bangunan ruko.

Di depan rumah tersebut terdapat papan bertuliskan stroom aki dan jual beli aki. Selain pintu gerbang yang dijebol paksa, tampak pula kaca kamar pecah.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rdf/gus)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%