Mendiknas: Yang Stres UN Hanya 5 Persen
Rabu, 05/05/2010 14:28 WIB
Jakarta
Ujian Nasional (UN) mengakibatkan sejumlah siswa mengalami stres, apalagi jika sampai tidak lulus UN. Bahkan ada kasus siswa yang bunuh diri karena gagal UN. Tapi, menurut Mendiknas M Nuh, hanya lima persen siswa yang stres akibat UN.
"Benar, ada yang sangat stres. Tapi cuma 5 persen dari peserta ujian," kata M. Nuh dalam keterangan pers di Gedung Kemendiknas, Jalan Jenderal Sudirman Jakarta, Rabu. (5/5/2010).
Dari data Kemendiknas, peserta UN yang sedikit stres sebanyak 67 persen, tidak stres sebanyak 18 persen, sedangkan yang abstain sebanyak 10 persen. "Namanya juga ujian. Pasti ada yang stres. Masa, berangkat ujian dan pulang ujian nyanyi-nyanyi," tambahnya.
Selain itu dari yang mengulang total UN sebanyak 267 sekolah dengan 7.748 siswa. Total siswa yang lulus dari 5.795 sekolah dengan 438.885 siswa.
"Artinya, ada sekolah yg tidak lulus 100 persen. Tapi juga harus dilihat yang lulus semuanya. Jadi, kita melihat segala sesuatu melihatnya secara utuh," bebernya.
Menurutnya, tingkat stres butuh dianalisis dari yang biasa sampai bunuh diri. Tapi jangan sampai memunculkan gagasan UN dihapuskan.
"Logika itu juga bisa seperti orang hamil ketika melahirkan meninggal dunia. Apa harus ada kebijakan jangan hamil. Yang kita lakukan, tingkat kesehatan ibu ditingkatkan, sehingga probabilitas hidup tinggi," tuturnya.
(Ari/fay)
"Benar, ada yang sangat stres. Tapi cuma 5 persen dari peserta ujian," kata M. Nuh dalam keterangan pers di Gedung Kemendiknas, Jalan Jenderal Sudirman Jakarta, Rabu. (5/5/2010).
Dari data Kemendiknas, peserta UN yang sedikit stres sebanyak 67 persen, tidak stres sebanyak 18 persen, sedangkan yang abstain sebanyak 10 persen. "Namanya juga ujian. Pasti ada yang stres. Masa, berangkat ujian dan pulang ujian nyanyi-nyanyi," tambahnya.
Selain itu dari yang mengulang total UN sebanyak 267 sekolah dengan 7.748 siswa. Total siswa yang lulus dari 5.795 sekolah dengan 438.885 siswa.
"Artinya, ada sekolah yg tidak lulus 100 persen. Tapi juga harus dilihat yang lulus semuanya. Jadi, kita melihat segala sesuatu melihatnya secara utuh," bebernya.
Menurutnya, tingkat stres butuh dianalisis dari yang biasa sampai bunuh diri. Tapi jangan sampai memunculkan gagasan UN dihapuskan.
"Logika itu juga bisa seperti orang hamil ketika melahirkan meninggal dunia. Apa harus ada kebijakan jangan hamil. Yang kita lakukan, tingkat kesehatan ibu ditingkatkan, sehingga probabilitas hidup tinggi," tuturnya.
(Ari/fay)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
