50 Anak-anak Trauma Psikis Akibat Bentrok di Makam Mbah Priok
Rabu, 21/04/2010 17:01 WIB
Bayu Listianto (14), korban luka serius
Jakarta
Bentrok yang terjadi di makam Mbah Priok, Jakarta Utara, masih menyisakan trauma bagi anak-anak di lokasi kejadian. Selain masih ada anak yang dirawat karena luka serius, sekitar 50 anak menderita trauma psikis.
"Lebih dari 50 anak mengalami trauma psikis, karena melihat penggunaan senjata tajam dan senjata api. Perusakan tempat yang selama ini menjadi arena belajarnya," tulis Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Hadi Supeno, dalam rilis yang dikirim pada detikcom, Rabu (21/4/2010).
50 Anak, ini terang Hadi, merupakan sebagian dari anak-anak yang sedang mengaji di kompleks makam Mbah Priok saat bentrokan terjadi.
Selain trauma psikis, 5 anak kini masih dirawat di rumah sakit karena luka serius. Satu orang di antaranya hingga kini masih kritis.
"Akibat luka serius, anak-anak itu tidak bisa mengikuti pendidikan, bahkan salah satunya tidak bisa mengikuti ujian akhir SMP," jelas Hadi.
Lebih lanjut, KPAI juga menemukan sejumlah fakta yang kian menguatkan jika ada pelanggaran berat HAM anak dalam bentrokan ini.
"Tidak ada peringatan terlebih dahulu agar anak-anak meninggalkan arena konflik. Justru penutupan semua akses keluar bagi anak yang ada di dalam kompleks makam mbah priok," jelas Hadi.
Selain itu, menurut Hadi, tidak ada upaya tindakan evakuasi terhadap anak-anak yang berada di kompleks makam Mbah Priok saat bentrokan terjadi. Bahkan pertolongan ambulans bagi anak yang terluka, telat datang.
"Anak-anak yang luka, menyumbat alirah darah mereka menggunakan bubuk kopi yang tersedia, karena tidak ditemukan obat merah," ungkapnya.
(gun/nrl)
"Lebih dari 50 anak mengalami trauma psikis, karena melihat penggunaan senjata tajam dan senjata api. Perusakan tempat yang selama ini menjadi arena belajarnya," tulis Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Hadi Supeno, dalam rilis yang dikirim pada detikcom, Rabu (21/4/2010).
50 Anak, ini terang Hadi, merupakan sebagian dari anak-anak yang sedang mengaji di kompleks makam Mbah Priok saat bentrokan terjadi.
Selain trauma psikis, 5 anak kini masih dirawat di rumah sakit karena luka serius. Satu orang di antaranya hingga kini masih kritis.
"Akibat luka serius, anak-anak itu tidak bisa mengikuti pendidikan, bahkan salah satunya tidak bisa mengikuti ujian akhir SMP," jelas Hadi.
Lebih lanjut, KPAI juga menemukan sejumlah fakta yang kian menguatkan jika ada pelanggaran berat HAM anak dalam bentrokan ini.
"Tidak ada peringatan terlebih dahulu agar anak-anak meninggalkan arena konflik. Justru penutupan semua akses keluar bagi anak yang ada di dalam kompleks makam mbah priok," jelas Hadi.
Selain itu, menurut Hadi, tidak ada upaya tindakan evakuasi terhadap anak-anak yang berada di kompleks makam Mbah Priok saat bentrokan terjadi. Bahkan pertolongan ambulans bagi anak yang terluka, telat datang.
"Anak-anak yang luka, menyumbat alirah darah mereka menggunakan bubuk kopi yang tersedia, karena tidak ditemukan obat merah," ungkapnya.
(gun/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
