detikcom
Jumat, 16/04/2010 03:45 WIB

Kisruh Kyrgyztan

Presiden Bakiyev Resmi Mundur, Pergi ke Kazakhstan

Ayu Fitriana - detikNews
Bishkek - Presiden Kyrgyztan Kurmanbek Bakiyev akhirnya mengundurkan diri. Bakiyev pergi ke negara tetangga Kazakhstan. Bakiyev pergi dengan dramatis menggunakan pesawat dari Jalalabad di selatan Kyrgyztan.

"Siang ini, Kurmanbek Bakiyev terbang dari Jalalabad menuju Kazakhstan dengan pesawat", kata seorang pejabat Kyrgyztan kepada AFP, Jumat (16/4/2010).

Kepergian Bakiyev dari negaranya dikoordinasikan oleh Rusia dan Amerika Serikat. Juru bicara Kazakhstan Ilias Omarov mengkonfirmasi kepergian Bakiyev. Bakiyev telah mendarat di di Taraz, kota di selatan Kazakhstan yang berbatasan dengan Kyrgyztan namun belum diketahui apa rencana Bakiyev setelah itu.

Menteri Luar Negeri Kyrgyztan, Kanat Saudabayev, menyebutkan bahwa kepergian Bakiyev sesuai dengan kesepakatan bersama antara Presiden Kazakhstan, Nursultan Nazarbayev, Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama, dan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev. Kepergian ini dimaksudkan untuk menjaga stabilitas di Kyrgyztan.

Setelah pemunduran Bakiyev, roda pemerintahan sementara dipimpin oleh Roza Otunbayeva memiliki peranyang sangat penting untuk memulihkan kembali negara itu.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(Rez/Rez)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%