Rabu, 14/04/2010 16:35 WIB

Badai Hancurkan 60.000 Rumah di India & Bangladesh, 33 Orang Tewas

Rita Uli Hutapea - detikNews
New Delhi - Badai ganas menerjang wilayah India timur dan Bangladesh. Sedikitnya 33 orang tewas akibat badai itu. Lebih dari 60 ribu rumah hancur diterjang badai.

Serangan badai menerjang distrik utara di negara bagian West Bengal, India, sekitar 600 kilometer sebelah utara Kolkata dan daerah Rangpur, Bangladesh.

"Sebagian besar korban tertimpa reruntuhan tembok-tembok rumah mereka," kata menteri pertahanan sipil negara bagian West Bengal Srikumar Mukherjee, seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (14/4/2010).

Diimbuhkannya, 50 ribu rumah telah hancur di India.

Di Bangladesh, dua orang tewas termasuk seorang perwira polisi yang tertimpa tembok yang roboh. Menurut administrator distrik Rangpur, B.M. Enamul Haq, badai merusak lebih dari 11.000 rumah-rumah di distrik Rangpur.

"Ini badai dahsyat dan kami masih meneliti kerusakan," ujarnya.

Serangan badai ini terjadi di tengah suhu udara yang sangat tinggi di sebagian wilayah India utara. Di banyak daerah, suhu udara telah mencapai di atas 40 derajat Celcius.

(ita/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel