detikcom

Rabu, 14/04/2010 02:58 WIB

Ratusan Kuburan Cina di Cirebon Dijarah

Reno Nugraha - detikNews
Cirebon - Ratusan kuburan cina di tempat pemakaman sintiong Penggung Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon dijarah. Penjarahan diduga dilakukan oleh pelaku profesional karena mengetahui isi di dalam kuburan tersebut menyimpan sejumlah benda berharga.

Penjarahan diduga dilakukan pada malam hari. Mereka menjebol dan membuat lubang di salah satu tembok setiap makam cina tersebut untuk dapat masuk ke dalamnya. Pelaku pun mengincar kuburan-kuburan yang baru.

"Sejak tahun 2004 kuburan di sintiong ini dicuri oleh mereka yang tidak bertanggung jawab, kuburan dijarah dan dirusak hingga kita harus memperbaikinya lagi," Ujar Jeremy Huang, keluarga pemilik kuburan yang dijarah ketika dihubungu detikcom, Rabu (14/04/2010).

Meski telah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian namun hingga kini belum ada satupun pelaku yang ditangkap. Meski tidak menjadi keharusan, namun menyimpan harta benda kesayangan milik jenazah sudah menjadi tradisi warga Tionghoa.

Selain aksi penjarahan, banyak kuburan cina di lokasi ini juga kerap dijadikan rumah tinggal oleh warga sekitar. Mereka memanfaatkan kemegahan kuburan tersebut sebagai tempat tinggal.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(lrn/lrn)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%