Rabu, 07/04/2010 18:21 WIB

Pelihara Hewan Langka, Dirjen Pajak Sudah Minta Izin

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
dok detikcom
Jakarta - Dirjen Pajak M Tjiptardjo memiliki kebun binatang mini di salah satu rumahnya. Menurut Tjip, dia sudah meminta izin untuk memelihara hewan-hewan itu.

Hal ini diungkapkan Tjiptardjo usai rapat dengar pendapat dengan Komisi XI DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (7/4/2010).

"Ya, semua sudah saya beritahukan," kata Tjip sambil mengangkat tangannya.

Selain rumah di Kompleks Rempoa Indah yang disambangi KPK, Tjiptardjo diduga memiliki rumah mewah yang lokasinya 500 meter dari rumah di Rempoa Indah. Di rumah itu, Tjiptardjo memiliki 'kebun binatang mini'.

Rumah Tjip yang ini terletak di Jalan Delima Jaya nomor 40, Rempoa, Ciputat, Tangerang Selatan. Lokasinya 500 meter Kompleks Rempoa Indah Blok M Nomor 1. Penjaga rumah mengatakan Tjip memelihara 5 menjangan, 2 burung kasuari, dan 4 burung merak.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fay/)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%