detikcom
Selasa, 06/04/2010 10:14 WIB

Prananda Prabowo, Pengawal Ideologi Bung Karno Nan Misterius foto

Muhammad Nur Hayid - detikNews
Halaman 1 dari 3
Prananda (Foto: Gede S/detikcom)
Denpasar - Muhammad Prananda Prabowo, itulah nama lengkap dari anak kedua Megawati Soekarnoputri dari suami pertama, Lettu Penerbang Surindro Suprijarso. Mega memiliki 2 anak saat menikah dengan Surindro. Anak pertama pasangan yang dijodohkan Soekarno ini adalah Mohamad Rizki Pratama.

Sosok Nanan, sapaan akrab Prananda, memang tiba-tiba muncul menjelang pelaksanaan kongres III PDIP di Bali. Nama itu muncul karena para loyalis Megawati gerah dengan adanya isu sejumlah elit PDIP ingin membawa partai yang selama ini bersikap oposisi menjadi koalisi.

Nama Nanan muncul karena keturunan Mega yang digadang-gadang akan menjadi penerus tahta di PDIP, Puan Maharani, dianggap tidak lagi satu visi dengan Mega soal pilihan mempertahankan sikap oposisi PDIP. Karena itulah, Nanan yang selama ini sibuk dengan aktivitas mendampingi ibunya dan bergelut dengan buku-buku Bung Karno lalu dianggap sebagai solusi atas alternatif penerus Mega selain Puan.

"Sebenarnya Mas Nanan itu masih tidak mau muncul dan dimunculkan. Karena memang beliau tidak ingin muncul di publik, lebih ingin banyak bekerja untuk mengawal gagasan-gagasan besar kakeknya, Bung Karno," papar sumber detikcom yang tidak mau disebutkan namanya di arena Kongres III PDIP di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Bali, Selasa (6/4/2010).

Nanan, pemuda kelahiran 1971, yang mendapat sokongan dari para aktivis muda PDIP ini memang tidak bisa mengelak saat namanya dimunculkan beberapa kader PDIP ke media. Namun, sikap low profile-nya membuat dia tak bergeming saat beberapa media ingin mewawancarainya.

Bahkan saat detikcom mencoba membuat janji untuk wawancara khusus, sosok cool
yang memiliki 2 anak ini masih belum merestuinya.

Baru pada saat jumpa pers menjelang pembukaan kongres, Nanan bersama Ibunya Megawati dan bapak tirinya Taufiq Kiemas serta adik tirinya Puan Maharani muncul untuk pertama kalinya di depan publik. Sayangnya Nanan masih menunjukkan jiwa low profile-nya dengan tidak berucap sepatah kata pun dalam acara itu. Berbeda dengan Puan yang berbicara banyak karena memang sebagai ketua panitia, Puan harus melaporkan semua kesiapan Kongres.Next

Halaman 1 2 3

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(yid/asy)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%
MustRead close