detikcom
Rabu, 31/03/2010 17:54 WIB

Jelang Kongres PDIP

Puan Bantah Bersaing dengan Prananda di Kongres PDIP

Amanda Ferdina - detikNews
Jakarta - Isu persaingan antara Puan Maharani dan Prananda Prabowo dalam memperebutkan posisi strategis di Kongres Bali dibantah putri Megawati, Puan Maharani. Anggota Komisi I DPR ini menegaskan bahwa antara dirinya dan kakaknya, Prananda tidak ada persaingan.

"Kalau ada persaingan internal itu tidak benar. Kami satu keluarga. Kalau ada yang ingin membantu persiapan Kongres sah-sah saja," kata Puan dalam jumpa pers di Ruang FPDIP DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (31/3/2010).

Menurut salah satu ketua DPP PDIP ini, kesediaan Prananda untuk ikut membantu kesuksesan Kongres merupakan hal positif yang layak diapresiasi. Sebagai satu keluarga, sudah selayaknya bersatu padu membesarkan partai yang selama ini dipimpin ibunya, Megawati.

"Saya bersyukur, alhamdulillah, ada kakak saya yang ingin membantu. Kami kakak beradik sangat tidak beretika kalau ada persaingan," tegasnya.

Puan menegaskan, hubungannya dengan Prananda dan ibunya, Megawati sampai saat ini tidak ada masalah. Karena itu, dia meminta keakraban keluarganya tidak dikait-kaitkan dengan politik di internal PDIP.

"Hubungan kami tetap baik. Keluarga kami, keluarga Mega-Taufiq Kiemas. Jadi tidak ada perbedaan. Kami anak-anak ketua umum dan ketua MPR. Kami tetap solid dan bahu membahu dalam membesarkan partai. Dengan keberadaan kami akan semakin besar dan baik," pungkasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(amd/yid)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%