detikcom
Senin, 29/03/2010 15:00 WIB

KPK Segera Naikkan Kasus Suap Pejabat Migas ke Penyelidikan

Rachmadin Ismail - detikNews
Halaman 1 dari 4
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan penelitian terhadap dugaan suap yang dilakukan perusahaan Inggris, Innospec Ltd kepada sejumlah mantan pejabat Migas di Indonesia. Tidak lama lagi, status tersebut akan mulai diselidiki.

"Kami masih menunggu hasil penelaahannya, mudah-mudahan segera (masuk penyelidikan)," kata Plh Ketua KPK Haryono Umar lewat pesan singkat, Senin (29/3/2010).

Menurut Haryono, hingga saat ini pihaknya masih mempelajari putusan pengadilan Inggris tentang kasus suap yang diduga terkait penundaan penerapan bensin bebas timbal di Indonesia. Semua informasi tersebut akan jadi bahan penting untuk proses penyelidikan ke depan.

"Semua itu akan kita jadikan info untuk penanganannya," tegas Haryono.

Seperti diketahui, Pengadilan Inggris akhirnya memberikan sanksi denda sebesar US$ 12,7 juta atau sekitar Rp 115 miliar kepada perusahaan Inggris, Innospec Ltd yang terbukti menyuap pejabat-pejabat migas Indonesia.

Innospec diketahui telah menyuap pejabat-pejabat Migas Indonesia hingga US$ 8,5 juta atau sekitar Rp 77 miliar untuk penundaan penerapan bensin bebas timbal.

Penyelidikan atas Innospec Limited ini bermula dari penyelidikan atas perusahaan induknya di Amerika, Innospec Inc, oleh pihak berwajib Amerika pada tahun 2005. Departemen Kehakiman Ameerika dan sejumlah badan lain di negara itu menyelidiki Innospec Inc karena melakukan penyuapan sehubungan dengan program oil for food PBB di Irak dan juga di Indonesia.Next

Halaman 1 2 3 4

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/anw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
55%
Kontra
45%