Selasa, 23/03/2010 14:37 WIB

Netanyahu Tegaskan Yerusalem Ibukota Israel

Rita Uli Hutapea - detikNews
Benjamin Netanyahu (AFP)
Washington - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu kian ngotot mengenai rencana pembangunan pemukiman baru Yahudi di Yerusalem timur, wilayah yang diklaim sebagai milik Palestina. Padahal sekutu terdekat Israel, Amerika Serikat (AS) mengecam keras rencana tersebut.

Bahkan saat berkunjung ke Washington, AS pun, Netanyahu terang-terangan menyampaikan kembali sikapnya soal itu.

"Masyarakat Yahudi membangun Yerusalem 3.000 tahun silam dan rakyat Yahudi sedang membangun Yerusalem saat ini," kata Netanyahu seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (23/3/2010).

"Yerusalem bukan pemukiman. Itu ibukota kami," tegas pemimpin Yahudi itu dalam forum American Israel Public Affairs Committee (AIPAC), kelompok lobi pro-Israel berpengaruh di AS.

Pidato Netanyahu ini bertolak belakang dengan pidato Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Hillary Clinton yang disampaikan sebelumnya dalam forum yang sama.

Dalam forum itu Hillary menegaskan, kebijakan pembangunan pemukiman Yahudi di Yerusalem timur membahayakan upaya pembicaraan damai dengan Palestina.

Hubungan antara pemerintah AS dan Israel dilanda ketegangan sejak pemerintahan koalisi pimpinan Netanyahu mengumumkan rencana untuk membangun 1.600 rumah baru bagi Yahudi di Yerusalem timur. Pemerintah AS terus mengecam rencana tersebut. Namun Israel bersikeras menolak desakan AS untuk menghentikan rencana tersebut.

Netanyahu saat ini berada di Washington untuk meredakan ketegangan dengan pemerintah AS. Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden AS Barack Obama di Gedung Putih pada Selasa, 23 Maret waktu setempat.

Otoritas Palestina telah lama menginginkan Yerusalem timur sebagai ibukota negara Palestina yang diharapkan akan mencakup wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza. Wilayah Yerusalem timur dikuasai Israel sejak perang 1967 silam.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(ita/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%