detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 18:32 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 23/03/2010 14:37 WIB

Netanyahu Tegaskan Yerusalem Ibukota Israel

Rita Uli Hutapea - detikNews
Benjamin Netanyahu (AFP)
Washington - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu kian ngotot mengenai rencana pembangunan pemukiman baru Yahudi di Yerusalem timur, wilayah yang diklaim sebagai milik Palestina. Padahal sekutu terdekat Israel, Amerika Serikat (AS) mengecam keras rencana tersebut.

Bahkan saat berkunjung ke Washington, AS pun, Netanyahu terang-terangan menyampaikan kembali sikapnya soal itu.

"Masyarakat Yahudi membangun Yerusalem 3.000 tahun silam dan rakyat Yahudi sedang membangun Yerusalem saat ini," kata Netanyahu seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (23/3/2010).

"Yerusalem bukan pemukiman. Itu ibukota kami," tegas pemimpin Yahudi itu dalam forum American Israel Public Affairs Committee (AIPAC), kelompok lobi pro-Israel berpengaruh di AS.

Pidato Netanyahu ini bertolak belakang dengan pidato Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Hillary Clinton yang disampaikan sebelumnya dalam forum yang sama.

Dalam forum itu Hillary menegaskan, kebijakan pembangunan pemukiman Yahudi di Yerusalem timur membahayakan upaya pembicaraan damai dengan Palestina.

Hubungan antara pemerintah AS dan Israel dilanda ketegangan sejak pemerintahan koalisi pimpinan Netanyahu mengumumkan rencana untuk membangun 1.600 rumah baru bagi Yahudi di Yerusalem timur. Pemerintah AS terus mengecam rencana tersebut. Namun Israel bersikeras menolak desakan AS untuk menghentikan rencana tersebut.

Netanyahu saat ini berada di Washington untuk meredakan ketegangan dengan pemerintah AS. Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden AS Barack Obama di Gedung Putih pada Selasa, 23 Maret waktu setempat.

Otoritas Palestina telah lama menginginkan Yerusalem timur sebagai ibukota negara Palestina yang diharapkan akan mencakup wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza. Wilayah Yerusalem timur dikuasai Israel sejak perang 1967 silam.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ita/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%