detikcom

Tuntut Ijazah Palsu Bupati Diusut, Warga Sragen Aksi Cap Jempol Darah

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Senin, 22/03/2010 12:03 WIB
Semarang Puluhan warga Sragen menggeruduk Markas Polda Jawa Tengah (Jateng) dan meminta kasus ijazah palsu bupati diusut. Demi menunjukkan keseriusan aksinya, mereka melakukan cap jempol darah.

Warga yang berjumlah sekitar 50-an orang itu membawa spanduk dan poster yang isinya mengecam Bupati Untung Wiyono. Di depan gerbang Mapolda Jateng, Jl Pahlawan Semarang, Senin (22/3/2010), mereka berorasi.

Saat temannya berorasi, dua warga mengiris lengannya. Darah pun keluar. Beberapa temannya menggunakan darah itu untuk cap jempol ke kertas putih. Yang lain, mengikuti.

"Lihatlah! Kami rela mati agar kasus ini selesai," kata seorang orator.

Warga menuding ijazah SD hingga S1 bupati palsu. Kasus itu diusut kepolisian sejak tahun 2000, tapi hingga kini penanganannya tak jelas.

Warga berniat menemui langsung Kapolda Jateng Irjen Alex Bambang Riatmodjo. Namun yang bersangkutan tengah dinas keluar kota. Akhirnya mereka ditemui perwakilan polda.

Hingga pukul 11.30 WIB, pertemuan 10 warga dengan perwakilan polda masih berlangsung. Sementara, warga lainnya berteduh dari cuaca terik. Poster digeletakkan di depan pintu gerbang Mapolda Jateng.

(try/djo)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel