Muktamar NU Akan Diwarnai Pertarungan Kubu Ulama dan Politisi
Jumat, 19/03/2010 18:18 WIB
Jakarta
Muktamar NU akan digelar 22-27 Maret 2010 di Makassar. Ada dua kubu besar yang akan bertarung memperebutkan posisi strategis di organisasi sosial kemasyarakatan terbesar di Indonesia itu. Dua kelompok itu adalah kelompok ulama dan politisi.
"Ada pertarungan dua kelompok. Yang satu politisi dan yang satu lainnya kelompok idealis yang betul-betul ulama, bukan politisi," kata Ketua DPP PKB Marwan Ja'far usai peluncuran bukunya yang berjudul 'Ahlussunnah Wal Jama'ah' di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (19/3/2010).
Dalam pandangan Marwan, dua kelompok ini yang akan memperebutan posisi tanfidizyah dan syuriah PBNU periode 2010-2015 mendatang. Sayangnya, Marwan tidak menyebut secara pasti dan detail siapa-siapa yang disebut kelompok ulama dan kelompok politisi.
"NU sebaiknya dipimpin oleh ulama bukan politisi. Karakter politisi dikhawatirkan akan meruntuhkan NU. Ini pertaruhan bagi NU. Kalau memang dipimpin politisi bukan ulama, ya tunggu saatnya untuk hancur," jelas Marwan.
Marwan melihat pertarungan kedua kelompok ini kian memanas. Karena itu, ketua FPKB DPR ini berharap kader NU jernih melihat persoalan ini dan berani membuat pilihan dalam Muktamar NU yang lebih mementingkan maslahat bagi NU.
"Semoga para muktamirin berpikir jernih. Kalau kelompok politisi yang menang, NU akan mengalami degradasi," pungkas Marwan.
(van/yid)
"Ada pertarungan dua kelompok. Yang satu politisi dan yang satu lainnya kelompok idealis yang betul-betul ulama, bukan politisi," kata Ketua DPP PKB Marwan Ja'far usai peluncuran bukunya yang berjudul 'Ahlussunnah Wal Jama'ah' di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (19/3/2010).
Dalam pandangan Marwan, dua kelompok ini yang akan memperebutan posisi tanfidizyah dan syuriah PBNU periode 2010-2015 mendatang. Sayangnya, Marwan tidak menyebut secara pasti dan detail siapa-siapa yang disebut kelompok ulama dan kelompok politisi.
"NU sebaiknya dipimpin oleh ulama bukan politisi. Karakter politisi dikhawatirkan akan meruntuhkan NU. Ini pertaruhan bagi NU. Kalau memang dipimpin politisi bukan ulama, ya tunggu saatnya untuk hancur," jelas Marwan.
Marwan melihat pertarungan kedua kelompok ini kian memanas. Karena itu, ketua FPKB DPR ini berharap kader NU jernih melihat persoalan ini dan berani membuat pilihan dalam Muktamar NU yang lebih mementingkan maslahat bagi NU.
"Semoga para muktamirin berpikir jernih. Kalau kelompok politisi yang menang, NU akan mengalami degradasi," pungkas Marwan.
(van/yid)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 09:37 WIB
Gede Pasek Janji Bawa Komisi III Lebih Baik Dalam Fungsi Pengawasan
-
Minggu, 27/05/2012 09:08 WIB
Anggota Komisi I: Hindari Pemalsuan, TNI Harus Data Ulang Nopol Dinas
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
221 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
