Jelang Muktamar NU
Muktamirin Diminta Waspadai Praktek Money Politics
Jumat, 19/03/2010 14:40 WIB
Jakarta
Dugaan praktek money politics rupanya tidak hanya terjadi di lingkungan partai politik. Muktamar NU yang seharusnya steril dari praktek kotor ini disinyalir tidak akan lepas dari praktek ini. Untuk menjaga semangat khittah nahdliyyah, peserta muktamar diminta mewaspadai praktek money politics.
"Pemilihan Rais Am dan Ketua PBNU harus fair, jangan ada praktek money politics. Jika praktek kotor itu dilakukan oleh salah satu kandidat, hal itu hanya akan membawa NU pada kehancuran," kata ketua GPNU (Gerakan Penyelamat Nahdlatul Ulama) Khoirul Rijal dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (19/3/2010).
Menurut Khoirul, banyaknya pengurus cabang dan wilayah yang berasal dari daerah terpencil berpotensi penggunaan money politics. Bentuknya bisa dalam hal pembiayaan transportasi pulang pergi dan fasilitas akomodasi selain uang saku.
"Pengurus cabang yang ada di pulau terpencil dan daerah-daerah kan harus mencari dana untuk transportasi. Kalau ada yang mengusahakan untuk menjamin transportasi dan akomodasi, tetapi dengan komitmen memilih calon tertentu, saya kira bisa disebut money politic," tegasnya.
Siapa yang diduga akan melakukan prakter kotor ini, Syaiful mengaku belum tahu karena belum menemukan bukti. Namun pihaknya akan berupaya melakukan pengawasan dengan membentuk tim pengawas ke Makassar.
"Kalau orang-orangnya, saya tidak tahu. Ini hanya imbauan dan warning. Agar kita semua menjunjung tinggi moralitas dalam meraih tujuan. Apalagi ini organisasi para ulama," katanya.
Muktamar NU akan dibuka oleh Presiden SBY pada 23 Maret mendatang di Makassar, Sulawesi Selatan. Ada beberapa agenda yang akan dibahas selain pemilihan ketua PBNU dan Rais Am PBNU 5 tahun mendatang seperti hukum penyadapan dan usia nikah.
(yid/nrl)
"Pemilihan Rais Am dan Ketua PBNU harus fair, jangan ada praktek money politics. Jika praktek kotor itu dilakukan oleh salah satu kandidat, hal itu hanya akan membawa NU pada kehancuran," kata ketua GPNU (Gerakan Penyelamat Nahdlatul Ulama) Khoirul Rijal dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (19/3/2010).
Menurut Khoirul, banyaknya pengurus cabang dan wilayah yang berasal dari daerah terpencil berpotensi penggunaan money politics. Bentuknya bisa dalam hal pembiayaan transportasi pulang pergi dan fasilitas akomodasi selain uang saku.
"Pengurus cabang yang ada di pulau terpencil dan daerah-daerah kan harus mencari dana untuk transportasi. Kalau ada yang mengusahakan untuk menjamin transportasi dan akomodasi, tetapi dengan komitmen memilih calon tertentu, saya kira bisa disebut money politic," tegasnya.
Siapa yang diduga akan melakukan prakter kotor ini, Syaiful mengaku belum tahu karena belum menemukan bukti. Namun pihaknya akan berupaya melakukan pengawasan dengan membentuk tim pengawas ke Makassar.
"Kalau orang-orangnya, saya tidak tahu. Ini hanya imbauan dan warning. Agar kita semua menjunjung tinggi moralitas dalam meraih tujuan. Apalagi ini organisasi para ulama," katanya.
Muktamar NU akan dibuka oleh Presiden SBY pada 23 Maret mendatang di Makassar, Sulawesi Selatan. Ada beberapa agenda yang akan dibahas selain pemilihan ketua PBNU dan Rais Am PBNU 5 tahun mendatang seperti hukum penyadapan dan usia nikah.
(yid/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 09:37 WIB
Gede Pasek Janji Bawa Komisi III Lebih Baik Dalam Fungsi Pengawasan
-
Minggu, 27/05/2012 09:08 WIB
Anggota Komisi I: Hindari Pemalsuan, TNI Harus Data Ulang Nopol Dinas
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
221 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
