Istana Sikapi Penundaan Kedatangan Obama Pukul 09.00 WIB
Jumat, 19/03/2010 06:14 WIB
Jakarta
Istana Kepresidenan langsung bersikap atas penundaan kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia dan Australia. Lewat Juru Bicara Presiden Bidang Luar Negeri Dino Patti Djalal, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan memberi tanggapan soal penundaan yang kedua kalinya ini.
"Pukul 09.00 WIB di Kantor Presiden Jubir Bidang Hubungan Internasional Bapak Dino Patti Djalal akan menyampaikan keterangan pers," demikian informasi yang detikcom dapatkan dari Biro Pers dan Media Istana Kepresidenan, Jumat (19/3/2010).
Presiden Barack Obama melalui Juru Bicara Gedung Putih Robert Gibbs mengumumkan penundaan kunjungan ke Indonesia dan Australia hingga Juni mendatang. "Presiden Obama sangat menyesal dengan penundaan ini," kata Gibbs seperti dilansir Reuters, Jumat (19/3/2010).
Gibs mengatakan, Obama telah memberi tahu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Perdana Menteri Kevin Rudd. Kedua kepala negara ini menurut Gibbs telah memahami betapa pentingnya UU Kesehatan yang sedang diperjuangkan oleh Obama.
Rencana kunjungan Obama ini mendapatkan kritikan tajam dari sesama politisi dari Partai Demokrat. Obama dikhawatirkan akan absen dalam voting soal RUU Reformasi Kesehatan yang rencananya akan berlangsung pada Minggu sore, jika tetap melakukan kunjungan ke Indonesia. Padahal, masalah kesehatan menjadi janji Obama dalam kampanye 2009 lalu. Dan akhirnya, Obama menunda kunjungan tersebut hingga Juni 2010.
(anw/gah)
"Pukul 09.00 WIB di Kantor Presiden Jubir Bidang Hubungan Internasional Bapak Dino Patti Djalal akan menyampaikan keterangan pers," demikian informasi yang detikcom dapatkan dari Biro Pers dan Media Istana Kepresidenan, Jumat (19/3/2010).
Presiden Barack Obama melalui Juru Bicara Gedung Putih Robert Gibbs mengumumkan penundaan kunjungan ke Indonesia dan Australia hingga Juni mendatang. "Presiden Obama sangat menyesal dengan penundaan ini," kata Gibbs seperti dilansir Reuters, Jumat (19/3/2010).
Gibs mengatakan, Obama telah memberi tahu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Perdana Menteri Kevin Rudd. Kedua kepala negara ini menurut Gibbs telah memahami betapa pentingnya UU Kesehatan yang sedang diperjuangkan oleh Obama.
Rencana kunjungan Obama ini mendapatkan kritikan tajam dari sesama politisi dari Partai Demokrat. Obama dikhawatirkan akan absen dalam voting soal RUU Reformasi Kesehatan yang rencananya akan berlangsung pada Minggu sore, jika tetap melakukan kunjungan ke Indonesia. Padahal, masalah kesehatan menjadi janji Obama dalam kampanye 2009 lalu. Dan akhirnya, Obama menunda kunjungan tersebut hingga Juni 2010.
(anw/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 09:37 WIB
Gede Pasek Janji Bawa Komisi III Lebih Baik Dalam Fungsi Pengawasan
-
Minggu, 27/05/2012 09:08 WIB
Anggota Komisi I: Hindari Pemalsuan, TNI Harus Data Ulang Nopol Dinas
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
221 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
