HTI: Bukan Cuma Kita Saja yang Tolak Obama
Kamis, 18/03/2010 23:04 WIB
Jakarta
Rencana Kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia yang tinggal beberapa hari saja terus memicu kontroversi. Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), yang dari awal menolak kehadiran Obama tetap pada pendiriannya. Bahkan mereka mengklaim bukan cuma HTI saja yang menolak pria yang pernah tinggal di Indonesia tersebut.
"Sebenarnya tidak hanya HTI yang menolak kedatangan ini, tapi mungkin kita yang paling vokal," kata juru bicara HTI Ismail Yusanto dalam diskusi di kantor PP Muhammadiyah, Jl Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (18/03/2010) malam.
Penjajahan terhadap dunia Islam memang tidak semerta-merta hadir saat pemerintahan Obama. Hanya saja menurutnya, di pidato Obama saat pelantikan dia menyatakan ingin merubah kebijakan yang hard power (negara adi kuasa) menjadi soft power (negara yang tidak mengandalkan kekuasaan). Tapi dalam realisasinya tidak terbukti.
"Penjajahan terhadap negara-negara Islam ini memang sudah berlangsung sejak Presiden Bush, hanya saja dalam pidato pelantikannya Obama berjanji akan merubah posisi negara hard power menjadi soft power. Tapi faktanya ini tidak sesuai," ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, ketidaksesuaian fakta ini dapat dilihat dengan tindakan Obama yang mengirimkan personel militer sebanyak 30 ribu pasukan ke Irak dengan dalih untuk pemusnahan senjatan pembunuh masal di Irak. Namun ia juga mengakui kedatangan Obama ini mungkin akan memberikan keuntungan bagi Indonesia, tapi lebih penting dari itu sikap solidaritas umat beragama harus lebih diutamakan.
"Mungkin kedatangan Obama akan memberikan keuntungan tetapi saya yakin itu hanya sedikit. Dan jauh lebih penting dari keuntungan tersebut sebenarnya yang patut dilihat adalah soal solidaritas sesama muslim, bagaimana bisa kita berpelukan dan bersalaman dengan orang yang berasal dari negara yang telah membuat orang banyak berlumuran darah," ujar pria berkacamata ini.
Ia juga menambahkan, semangat penolakan yang dilakukan oleh HTI ini sebenarnya lebih kepada untuk melindungi integritas Indonesia. "Semangat penolakan ini lebih kepada melindungi integritas negeri kita, apalagi selama ini ekonomi dan politik kita masih dikendalikan oleh Amerika," pungkasnya.
(lia/anw)
"Sebenarnya tidak hanya HTI yang menolak kedatangan ini, tapi mungkin kita yang paling vokal," kata juru bicara HTI Ismail Yusanto dalam diskusi di kantor PP Muhammadiyah, Jl Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (18/03/2010) malam.
Penjajahan terhadap dunia Islam memang tidak semerta-merta hadir saat pemerintahan Obama. Hanya saja menurutnya, di pidato Obama saat pelantikan dia menyatakan ingin merubah kebijakan yang hard power (negara adi kuasa) menjadi soft power (negara yang tidak mengandalkan kekuasaan). Tapi dalam realisasinya tidak terbukti.
"Penjajahan terhadap negara-negara Islam ini memang sudah berlangsung sejak Presiden Bush, hanya saja dalam pidato pelantikannya Obama berjanji akan merubah posisi negara hard power menjadi soft power. Tapi faktanya ini tidak sesuai," ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, ketidaksesuaian fakta ini dapat dilihat dengan tindakan Obama yang mengirimkan personel militer sebanyak 30 ribu pasukan ke Irak dengan dalih untuk pemusnahan senjatan pembunuh masal di Irak. Namun ia juga mengakui kedatangan Obama ini mungkin akan memberikan keuntungan bagi Indonesia, tapi lebih penting dari itu sikap solidaritas umat beragama harus lebih diutamakan.
"Mungkin kedatangan Obama akan memberikan keuntungan tetapi saya yakin itu hanya sedikit. Dan jauh lebih penting dari keuntungan tersebut sebenarnya yang patut dilihat adalah soal solidaritas sesama muslim, bagaimana bisa kita berpelukan dan bersalaman dengan orang yang berasal dari negara yang telah membuat orang banyak berlumuran darah," ujar pria berkacamata ini.
Ia juga menambahkan, semangat penolakan yang dilakukan oleh HTI ini sebenarnya lebih kepada untuk melindungi integritas Indonesia. "Semangat penolakan ini lebih kepada melindungi integritas negeri kita, apalagi selama ini ekonomi dan politik kita masih dikendalikan oleh Amerika," pungkasnya.
(lia/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 09:37 WIB
Gede Pasek Janji Bawa Komisi III Lebih Baik Dalam Fungsi Pengawasan
-
Minggu, 27/05/2012 09:08 WIB
Anggota Komisi I: Hindari Pemalsuan, TNI Harus Data Ulang Nopol Dinas
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
221 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
