Detik.com News
Detik.com

Selasa, 16/03/2010 23:27 WIB

Kampus Nyaris Terbakar, Mahasiswa STMIK Medan Lari Ketakutan

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Keganasan si jago merah kembali terbukti. Sebanyak 7 rumah ludes terbakar dalam tempo singkat. Selain itu, api sempat membakar sebagian rumah lain dan nyaris membakar kampus Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Komputer (STIMK) Potensi Utama Medan. Mahasiswa dan dosen lari tunggang langgang menyelamatkan diri.

Awalnya, lidah api tersebut berkobar di kawasan jalan Yos Sudarso, Glugur Kota, Medan, Selasa (16/3/2010) malam. Api pertama kali terlihat dari rumah Hok Yong Lip, tepat berada di ujung gang. Kobaran api cepat merambat ke rumah warga lainnya karena dinding rumah terbuat dari kayu.

Pemadam kebakaran yang datang ke lokasi kesulitan menjangkau sumber api karena gang sempit. Selang air terpaksa ditarik ke lokasi kebakaran sejauh lebih kurang 60 meter dari mobil pemadam kebakaran. Melihat kondisi tersebut, warga sekitar segera bergotong royong memadamkan api dengan mengangkut air.

Selain itu, peristiwa ini sempat membuat cemas pengelola STMIK Potensi Utama yang berada di sisi gang. Dosen dan para mahasiswa yang tengah belajar sempat panik, cemas dan lari ketakutan keluar kampus.

"Mahasiswa sempat panik keluar kelas karena dengar kebakaran. Para dosen kemudian menyuruh mahasiswa mengeluarkan barang-barang karena takut api merambat ke kampus," kata Arif, salah satu mahasiswa STMIK Potensi Utama.

Api dapat dijinakkan setelah petugas pemadam kebakaran bekerja ekstra selama dua jam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran. Petugas Polsekta Medan Barat masih mengumpulkan keterangan dari pemilik rumah.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/Ari)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 30/04/2015 21:33 WIB
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes Eksekusi mati terhadap dua tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi memang bukan yang pertama kali terjadi. Namun Kepala BNP2TKI Nusron Wahid justru menilai sia-sia protes terhadap pemerintah Arab Saudi terkait notifikasi eksekusi mati. Menurut dia, yang seharusnya diubah adalah aturan di Indonesia.
ProKontra Index »

Atasi Prostitusi, Tiru Swedia yang Hukum Pembeli Jasa dan Germo PSK!

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan RI harus belajar dari Swedia untuk mengatasi prostitusi. Swedia melegalkan PSK namun mengkriminalkan mereka yang membeli jasa PSK dan germo yang menjual PSK. Bila Anda setuju usulan Mensos Khofifah, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%