detikcom
Selasa, 16/03/2010 05:22 WIB

Kebut-kebutan, Jazz Isi ABG Nyemplung di Bundaran HI

Laurencius Simanjuntak - detikNews
Jakarta - Aksi kebut-kebutan kembali memakan korban. Kali ini sebuah mobil jenis Honda Jazz tercebur di Bundaran Hotel Indonesia (HI) akibat adu cepat dengan mobil sesama rekannya, jenis Toyota Avanza.

Menurut petugas Pos Polisi Bundaran HI, Bripda Albert, kecelakaan ini terjadi, Selasa (16/3/2010) sekitar pukul 03.30 WIB.

"Kelelep, Jazz cuma kelihatan buntutnya aja," kata Albert saat dihubungi detikcom.

Kecelakaan ini bermula ketika Jazz biru nopol B 2252 TL kebut-kebutan dengan Avanza silver nopol B 8826 CS dari arah Jl Sudirman. Entah mengapa, Jazz yang ditumpangi ABG ini tiba-tiba menyeruduk batas kolam dan akhirnya nyemplung.

"Avanza tidak nyebur, hanya di tepi," kata Albert.

Albert menjelaskan, Avanza ditumpangi enam orang, sedangkan Jazz lima orang. M Farid (16), supir Jazz, luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Ia mungkin yang terakhir keluar," katanya. Saat ini, Jazz sudah dievakuasi dari kolam Bundaran HI.


Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(lrn/lrn)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%