Adik Menhan Juga Pernah Ditolak Masuk AS
Selasa, 16/03/2010 02:16 WIB
Jakarta
Tidak perlu berkecil hati bila sekali waktu permintaan visa berkunjung ke AS pernah ditolak oleh Kedubes AS tanpa ada alasan jelas. Adik dari Menhan Purnomo Yusgiantoro pun pernah ditolak masuk AS.
"Adik saya saja pernah nggak diterima masuk ke AS kok," ungkap Menhan di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (15/3/2010).
Pengakuan ini disampaikannya ketika ditanya soal isu bahwa militer AS keberatan dengan posisi Wakil Menhan yang dijabat oleh Sjafrie Sjamsoeddin. Kedubes AS pernah menolak visa mantan Pangdam Jaya itu. Kuat dugaan alasan penolakan visa karena kecurigaan keterlibatan Sjafrie dalam pelanggaran HAM pada Tragedi Mei 1998.
Berikut petikan wawancara dengan Menhan yang berlangsung usai sidang kabinet paripurna:.
Ada isu AS minta Pak Sjafrie mundur sebagai Wamenhan. Bagaimana itu?
Ah...nggak ada tuh. Nggak ada masalah soal itu. Malah tadi Pak Sjafrie menerima tamu dari Dephan AS di kantor.
Pak Sjafrie kan pernah ditolak masuk AS. Apa itu nggak masalah?
Nggak masalah. Adik saya saja pernah nggak diterima masuk ke AS kok.
Jadi itu bukan hambatan kerjasama militer dua negara?
Yang penting kan secara umum kerjasama berjalan lancar, jadi bukan kasus per kasus. Selama ini teknis kerjasama militer to militer RI-AS berjalan.
Saya dan Panglima TNI baru dari AS, defense discussion tahunan lancar, antiterorisme sedang berjalan dan personel kita banyak yang berlatih atau ambil S2 di AS. Itu semua tidak akan bisa toh tanpa payung hukum.
(lh/lrn)
"Adik saya saja pernah nggak diterima masuk ke AS kok," ungkap Menhan di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (15/3/2010).
Pengakuan ini disampaikannya ketika ditanya soal isu bahwa militer AS keberatan dengan posisi Wakil Menhan yang dijabat oleh Sjafrie Sjamsoeddin. Kedubes AS pernah menolak visa mantan Pangdam Jaya itu. Kuat dugaan alasan penolakan visa karena kecurigaan keterlibatan Sjafrie dalam pelanggaran HAM pada Tragedi Mei 1998.
Berikut petikan wawancara dengan Menhan yang berlangsung usai sidang kabinet paripurna:.
Ada isu AS minta Pak Sjafrie mundur sebagai Wamenhan. Bagaimana itu?
Ah...nggak ada tuh. Nggak ada masalah soal itu. Malah tadi Pak Sjafrie menerima tamu dari Dephan AS di kantor.
Pak Sjafrie kan pernah ditolak masuk AS. Apa itu nggak masalah?
Nggak masalah. Adik saya saja pernah nggak diterima masuk ke AS kok.
Jadi itu bukan hambatan kerjasama militer dua negara?
Yang penting kan secara umum kerjasama berjalan lancar, jadi bukan kasus per kasus. Selama ini teknis kerjasama militer to militer RI-AS berjalan.
Saya dan Panglima TNI baru dari AS, defense discussion tahunan lancar, antiterorisme sedang berjalan dan personel kita banyak yang berlatih atau ambil S2 di AS. Itu semua tidak akan bisa toh tanpa payung hukum.
(lh/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
