Gedung DPRD DKI Jakarta Dilempari Ayam
Senin, 15/03/2010 11:22 WIB
Jakarta
3 Ekor ayam kampung warna hitam dilempar oleh pedagang ayam ke halaman Gedung DPRD DKI Jakarta. Ratusan pedagang ayam menolak relokasi penyembelihan unggas.
Ayam-ayam itu langsung berlarian di halaman DPRD DKI Jakarta. 3 Polisi langsung sigap ikut berlari mengejar ayam-ayam itu. Ayam-ayam tersebut akhirnya berhasil ditangkap dan dilempar ke arah pendemo.
Aksi yang diikuti sekitar 500 pedagang ayam ini digelar di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (15/3/2010).
Pedagang ayam menolak pemberlakukan Perda nomor 4 tahun 2007 tentang pengendalian pemeliharaan dan peredaran unggas dan relokasi penyembelihan unggas yang dipusatkan antara lain di Rawa Kepiting, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Srengseng, Jakarta Barat, dan Petukangan Utara, Jakarta Selatan.
Pedagang ayam juga membentangkan spanduk-spanduk bertuliskan "Cabut Perda 4/2007 yang tidak pro rakyat", "Perda 4/2007 kepentingan neolib yang melindungi pedagang ayam Amerika-Cina', dan "Cabut segera Perda 4/2007 yang menyengsarakan penjual ayam."
Demo ini sudah digelar kesekian kalinya. 3 Orang perwakilan dari Forum Pedagang Unggas DKI Jakarta akhirnya ditemui oleh perwakilan dari DPRD DKI Jakarta.
Aksi sempat berlangsung memanas. Pedagang ayam nekad menerobos masuk ke dalam gedung. Namun, polisi menghalaunya. Mereka terlibat aksi dorong mendorong.
Lalu lintas di Jalan Kebon Sirih macet karena bus dan truk yang digunakan pedagang ayam diparkir di pinggir jalan. Kendaraan dari arah Gedung Lemhannas menuju Gambir tersendat.
(aan/iy)
Ayam-ayam itu langsung berlarian di halaman DPRD DKI Jakarta. 3 Polisi langsung sigap ikut berlari mengejar ayam-ayam itu. Ayam-ayam tersebut akhirnya berhasil ditangkap dan dilempar ke arah pendemo.
Aksi yang diikuti sekitar 500 pedagang ayam ini digelar di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (15/3/2010).
Pedagang ayam menolak pemberlakukan Perda nomor 4 tahun 2007 tentang pengendalian pemeliharaan dan peredaran unggas dan relokasi penyembelihan unggas yang dipusatkan antara lain di Rawa Kepiting, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Srengseng, Jakarta Barat, dan Petukangan Utara, Jakarta Selatan.
Pedagang ayam juga membentangkan spanduk-spanduk bertuliskan "Cabut Perda 4/2007 yang tidak pro rakyat", "Perda 4/2007 kepentingan neolib yang melindungi pedagang ayam Amerika-Cina', dan "Cabut segera Perda 4/2007 yang menyengsarakan penjual ayam."
Demo ini sudah digelar kesekian kalinya. 3 Orang perwakilan dari Forum Pedagang Unggas DKI Jakarta akhirnya ditemui oleh perwakilan dari DPRD DKI Jakarta.
Aksi sempat berlangsung memanas. Pedagang ayam nekad menerobos masuk ke dalam gedung. Namun, polisi menghalaunya. Mereka terlibat aksi dorong mendorong.
Lalu lintas di Jalan Kebon Sirih macet karena bus dan truk yang digunakan pedagang ayam diparkir di pinggir jalan. Kendaraan dari arah Gedung Lemhannas menuju Gambir tersendat.
(aan/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
