Akibat Genangan Air, Jl Raya Parung-Jakarta Macet Total
Senin, 15/03/2010 07:45 WIB
ilustrasi
Jakarta
Jalan Raya Parung Bogor macet total, tepatnya di pertigaan Arco. Penyebab kemacetan adalah genangan air akibat hujan semalam.
Di pertigaan Arco ini, jalanan memang rsuak sejak 3 tahun terakhir. Ironisnya, tidak ada langkah konkret dari Pemda Bogor untuk memperbaiki jalan utama menuju Jakarta tersebut. Sehingga setiap kali hujan selalu muncul genangan yang cukup dalam dan mengakibatkan kemacetan terutama pagi hari saat kerja.
Namun pagi ini, Senin (15/3/2010) kemacetan semakin parah. Kendaraan ke arah Jakarta dan Bogor bertemu, berhadap-hadapan. Tidak jelas mana jalur kanan dan jalur kiri. Sekitar 100 mobil dan 200 motor bertemu dari dua arah. Orang-orang yang kesal di kendaraan umum akhirnya turun dan jalan kaki.
"Ini macetnya parah sekali. Saya turun dari angkot jalan kai saja. Saya kerja di Jakarta," kata salah satu pengguna jalan, Abdul kepada detikcom.
Beberapa polisi tampak kewalahan mengatur agar kemacetan bisa terurai. "Kami harus mengerahkan 36 polisi untuk mengurai kemacetan setiap pagi, terutama hari Senin. Hambatannya genangannya dalam sekali," keluh Kanit Patroli Polsek Parung Iptu Subandi kepada detikcom di lokasi kemacetan.
Total kemacetan kira-kira sepanjang satu kilo meter di masing-masing arah. Kendaraan benar-benar mati total.
"Kami sudah lama protes soal ini, katanya tidak lama lagi jalan yang rusak akan diperbaiki," kata Subandi sambil mengatur lalu lintas. (anw/nrl)
Di pertigaan Arco ini, jalanan memang rsuak sejak 3 tahun terakhir. Ironisnya, tidak ada langkah konkret dari Pemda Bogor untuk memperbaiki jalan utama menuju Jakarta tersebut. Sehingga setiap kali hujan selalu muncul genangan yang cukup dalam dan mengakibatkan kemacetan terutama pagi hari saat kerja.
Namun pagi ini, Senin (15/3/2010) kemacetan semakin parah. Kendaraan ke arah Jakarta dan Bogor bertemu, berhadap-hadapan. Tidak jelas mana jalur kanan dan jalur kiri. Sekitar 100 mobil dan 200 motor bertemu dari dua arah. Orang-orang yang kesal di kendaraan umum akhirnya turun dan jalan kaki.
"Ini macetnya parah sekali. Saya turun dari angkot jalan kai saja. Saya kerja di Jakarta," kata salah satu pengguna jalan, Abdul kepada detikcom.
Beberapa polisi tampak kewalahan mengatur agar kemacetan bisa terurai. "Kami harus mengerahkan 36 polisi untuk mengurai kemacetan setiap pagi, terutama hari Senin. Hambatannya genangannya dalam sekali," keluh Kanit Patroli Polsek Parung Iptu Subandi kepada detikcom di lokasi kemacetan.
Total kemacetan kira-kira sepanjang satu kilo meter di masing-masing arah. Kendaraan benar-benar mati total.
"Kami sudah lama protes soal ini, katanya tidak lama lagi jalan yang rusak akan diperbaiki," kata Subandi sambil mengatur lalu lintas. (anw/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
