Bloomberg Initiative, Gerakan Sosial Antirokok Walikota NY
Sabtu, 13/03/2010 18:20 WIB
Jakarta
Bloomberg Initiative (BI) menggelontorkan dana untuk memerangi rokok secara global di 15 negara. Salah satu negara yang disumbang adalah Indonesia sebesar Rp 39 miliar. Apa tujuan mereka?
Dalam laman www.tobaccocontrolgrants.org, dijelaskan secara singkat kalau sosok penting BI adalah Michael R. Bloomberg. Pria yang kini menjabat sebagai Walikota New York ini adalah seorang pebisnis sukses yang berkecimpung di bidang media dan komunikasi.
Pada tahun 2006 Michael R. Bloomberg meluncurkan program US$ 125 juta untuk mengurangi konsumsi tembakau (rokok) di negara-negara dengan pendapatan kecil sampai menengah. Program tersebut berlanjut dengan kenaikan pendanaan menjadi US$ 250 pada tahun 2008.
Bloomberg Initiative bergerak di 5 lini organisasi. Mereka adalah Campaign for Tobacco Free Kids, the Centers for Disease Control and Prevention Foundation, the Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, serta the World Health Organization and the World Lung Foundation.
Ada 4 tujuan pokok Bloomberg Initiative:
1. Optimalisasi program pengontrolan rokok supaya orang berhenti merokok dan mencegah anak-anak mulai merokok.
2. Mendukung segala upaya pembahasan regulasi dan penegakan hukum seperti pemberian pajak rokok, pencegahan penyelundupan, dan pencitraan perokok.
3. Mendukung gerakan kampanye pendidikan ke masyarakat tentang bahanya perokok.
4. Membangun sistem yang mantap untuk memonitor perkembangan jumlah perokok di dunia.
Sementara itu, sosok Michael Bloomberg memegang peranan penting dalam pergerakan ini. Dia adalah Walikota New York City sejak 2002 hingga kini dan urutan ke-23 orang terkaya sedunia versi Forbes dengan kekayaan yang menyentuh US$ 18 miliar.
Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, BI mengalirkan dana Rp 39 miliar ke Indonesia untuk membiayai 14 proyek antirokok. Penerimanya terbagi mulai dari institusi pendidikan, organisasi masyarakat, serta LSM.
Muhammadiyah masuk dalam daftar penerima dana BI sebesar Rp 3,6 miliar agar Ijma Ulama yang mengharamkan rokok bisa diimplementasikan di seluruh Indonesia. Namun pihak Muhammadiyah sendiri menolak kalau pemberian dana tersebut dikaitkan dengan keluarga fatwa haram merokok baru-baru ini.
"Nggak ada hubungannya. Bahkan saya nggak tahu ada pengucuran dana itu," kata Ketua PP Muhammadiyah Bidang Tarjih Dr Yunahar Ilyas.
(gah/mad)
Dalam laman www.tobaccocontrolgrants.org, dijelaskan secara singkat kalau sosok penting BI adalah Michael R. Bloomberg. Pria yang kini menjabat sebagai Walikota New York ini adalah seorang pebisnis sukses yang berkecimpung di bidang media dan komunikasi.
Pada tahun 2006 Michael R. Bloomberg meluncurkan program US$ 125 juta untuk mengurangi konsumsi tembakau (rokok) di negara-negara dengan pendapatan kecil sampai menengah. Program tersebut berlanjut dengan kenaikan pendanaan menjadi US$ 250 pada tahun 2008.
Bloomberg Initiative bergerak di 5 lini organisasi. Mereka adalah Campaign for Tobacco Free Kids, the Centers for Disease Control and Prevention Foundation, the Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, serta the World Health Organization and the World Lung Foundation.
Ada 4 tujuan pokok Bloomberg Initiative:
1. Optimalisasi program pengontrolan rokok supaya orang berhenti merokok dan mencegah anak-anak mulai merokok.
2. Mendukung segala upaya pembahasan regulasi dan penegakan hukum seperti pemberian pajak rokok, pencegahan penyelundupan, dan pencitraan perokok.
3. Mendukung gerakan kampanye pendidikan ke masyarakat tentang bahanya perokok.
4. Membangun sistem yang mantap untuk memonitor perkembangan jumlah perokok di dunia.
Sementara itu, sosok Michael Bloomberg memegang peranan penting dalam pergerakan ini. Dia adalah Walikota New York City sejak 2002 hingga kini dan urutan ke-23 orang terkaya sedunia versi Forbes dengan kekayaan yang menyentuh US$ 18 miliar.
Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, BI mengalirkan dana Rp 39 miliar ke Indonesia untuk membiayai 14 proyek antirokok. Penerimanya terbagi mulai dari institusi pendidikan, organisasi masyarakat, serta LSM.
Muhammadiyah masuk dalam daftar penerima dana BI sebesar Rp 3,6 miliar agar Ijma Ulama yang mengharamkan rokok bisa diimplementasikan di seluruh Indonesia. Namun pihak Muhammadiyah sendiri menolak kalau pemberian dana tersebut dikaitkan dengan keluarga fatwa haram merokok baru-baru ini.
"Nggak ada hubungannya. Bahkan saya nggak tahu ada pengucuran dana itu," kata Ketua PP Muhammadiyah Bidang Tarjih Dr Yunahar Ilyas.
(gah/mad)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
